Breaking News:

Human Interest Story

13 Tahun Jualan Es Kelapa Muda di Belitung, Botol Pikat Pembeli dengan Bahasa Jutaan Hingga Karung

Banyak cara yang dilakukan pedagang untuk menarik pembeli agar mau membeli dagangannya.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Erwandi, Rabu (21/4/2021) ketika mengeruk buah kelapa yang dibeli oleh pelanggan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Banyak cara yang dilakukan pedagang untuk menarik pembeli agar tertarik membeli dagangannya.

Seperti yang dilakukan  penjual es kelapa di Jalan Lettu Mad Daun, Kelurahan Tanjung Pendam, Tanjungpandan, Belitung ini.

Penjual minuman es kelapa satu ini menggunakan bahasa tertentu untuk menarik pelanggan.

Bahasa kiasan dipergunakan oleh pemilik usaha bernama Erwandi yang akrab disapa Botol, untuk menentukan harga dan berapa bungkus kelapa muda dibeli pembeli.

Satu bungkus es kelapa tersebut, biasa dijual seharga Rp 5.000 tetapi nilai uang tersebut diubah oleh Erwandi menjadi Rp 5 juta.

Begitupula harga satu kelapa muda, Rp 12.000 diubah bahasanya menjadi Rp 12 juta.

Sedangkan bungkusan, diubah bahasa oleh Botol menjadi karung.

Bahasa tersebut diterapkan olehnya kepada semua pelanggan sejak belasan tahun belakang.

"Iya aku selalu begitulah kalau jualan, kalau orang-orang yang baru membeli es kelapa saya mungkin kaget. Tapi kalau yang sudah lama tidak kaget lagi," kata Botol kepada Posbelitung.co, Rabu (21/4/2021)

Saat orang datang untuk membeli es kelapa ini, tentu menyampaikan ingin membeli es kelapa. Lantas ia melontarkan pertanyaan ingin berapa karung, dan maksud karung tersebut adalah bungkus.

Halaman
12
Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved