Breaking News:

Berita Belitung

KONI Belitung Akan Dapat Dana Hibah Rp 3.5 Miliar

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung akan segera mendapatkan dana hibah sejumlah Rp 3.5 miliar

suharli/posbelitung
Dispora Belitung bersama KONI Belitung dan para Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga adakan rapat pembahasan dana hibah kepada KONI di ruang pertemuan Bapeda Belitung, Rabu (21/4/2021) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Belitung akan segera mendapatkan dana hibah sejumlah Rp 3.5 miliar yang disalurkan melalui Dispora Belitung

Berkenaan hal itu, Dispora Belitung bersama KONI Belitung dan para Pengurus Cabang (Pengcab) Olahraga adakan rapat pembahasan dana hibah kepada KONI di ruang pertemuan Bapeda Belitung, Rabu (21/4/2021).

Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dispora Belitung, Sukarya menyampaikan pembahasan dana hibah KONI tahun 2021, guna sinkronisasi antara KONI yang merupakan induk dari Cabang Olahraga (Cabor) yang ada di Belitung.

"Sinkronisasi ini harus nyambung, jadi tidak ada bahasa di luar nanti KONI bergerak sendiri, Dispora Bergerak sendiri, atau Pengcab bergerak sendiri jadi ini suatu kesinambungan dalam rangka pengelolaan dana hibah olahraga 2021.
Alhamdullilah sudah selesai tadi satu kesepakatan, mekanisme sesuai dengan Perbub nomor 4 tahun 2021, pengelolaan tetap di KONI, baik itu proses pengajuan maupun pencairan tetap di KONI," ujar Sukarya kepada posbelitung.co, Rabu (21/4/2021).

"Permintaan kami dari Dispora agar Pencab tolong diakomodir oleh Koni untuk kegiatan di Pencab-pengcab. Mungkin nanti di Binpres ada skala prioritas, kemudian kami tetap mengacu kepada prestasi  jadi cabor yang memperoleh prestasi mungkin lebih banyak dari yang belum berprestasi," imbuhnya.

Dia menyampaikan pemerintah daerah menyepakati dana hibah sejumlah Rp 3.5 Miliar.

Sementara itu Ketua KONI Belitung, Amin Nurachman menyampaikan penggelolan dana, sesuai kesepakatan memakai sistem sama seperti tahun-tahun sebelumnya, karena dianggap masih yang terbaik, hal itu menurutnya sebagai antisipasi karena dana yang cair tidak sesuai dengan yang diajukan oleh KONI.

"Karena kalau dibagi rata, karena kebutuhan setiap pengcabkan berbeda-beda. Akhirnya KONI mengambil langkah seperti yang sebelumnya, dana itu distandbykan di KONI pengcab yang mau menggunakan dana mengajukan Proposal," ujarnya.

Menurutnya tidak ada perbedaan mekanisme penyaluran dana hibah, dia menjelaskan kalau dulu dari dana dari BPKAD sekarang melalui Dispora.

"Usulan awalnya dari KONI sejumlah Rp 14 Miliar. Penyaluran ke pengcab dilihat dari berbagai faktor, diantaranya status SK masih aktif, skala prioritas berprestasi, dan kebutuhan dari Cabor itu sendiri," ucapnya.

Dia menyampaikan kendala yang terjadi saat ini, adalah pengcab tidak memiliki lapangan olahraga (venue) hingga keluar istilah sewa lapangan.

"Jadi bukan masalah dananya tetapi juga soal venue perlu diperhatikan, selain itu sekretariat pengcab juga. Karena selama ini mungkin karena faktor sudah kenal saja kalau tidak kenal mungkon juga kebingungan cari sekretariat pengcab," bebernya. (posbelitung.co,suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved