Breaking News:

Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju Bungkam saat Ditanya Soal Pemerasan Wali Kota Tanjungbalai

Penyidik KPK asal Polri Stepanus Robin Pattuju bersama pengacara bernama Maskur Husain ditahan usai dijadikan tersangka oleh KPK.

Tribunnews.com/Ilham
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) asal Polri Stepanus Robin Pattuju resmi mengenakan rompi oranye bersama pengacara bernama Maskur Husain. 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Penyidik KPK asal Polri Stepanus Robin Pattuju bersama pengacara bernama Maskur Husain ditahan usai dijadikan tersangka oleh KPK.

Keduanya ditahan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial tahun 2020-2021.

Stepanus Robin Pattuju bersama pengacara bernama Maskur Husain resmi mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK pada Kamis (22/4/2021).

Setelah merampungkan konferensi pers penetapan tersangka, Stepanus dan Maskur digiring petugas KPK menuju mobil tahanan pada pukul 23.24 WIB.

Baca juga --> Modus Penyidik KPK Peras Wali Kota Tanjungbalai Rp 1,5 Miliar, Janji Hentikan Kasus M Syahrial

Stepanus yang berada di depan, berjalan dengan cepat. Ia enggan berkomentar terkait perkara yang menjeratnya. Stepanus juga terlihat menunduk.

Sementara Maskur yang mengikuti Stepanus juga tidak membuka suara. Keduanya langsung menaiki mobil tahanan.

Untuk kepentingan penyidikan, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan, tim penyidik melakukan penahanan terhadap Stepanus dan Maskur masing-masing untuk 20 hari kedepan terhitung dimulai 22 April 2021 sampai dengan 11 Mei 2021.

"SRP ditahan pada Rutan KPK Gedung Merah Putih. MH ditahan pada Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur," kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021) malam.

Sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan rutan KPK, para tersangka akan lebih dahulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan KPK Kavling C1.

Sedangkan bagi tersangka M. Syahrial saat ini masih dalam proses pemeriksaan intensif. Wali Kota Tanjungbalai itu diperiksa di Polres Tanjungbalai.

Halaman
1234
Editor: Fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved