Breaking News:

Berita Belitung

Resmi Berstatus UNESCO Global Geopark, Ini Keuntungan Bagi Pulau Belitung

Setelah resmi berstatus sebagai UNESCO Global Geopark, Pulau Belitung memiliki keuntungan baik secara internal maupun eksternal.

Posbelitung.co/Dede Suhendar
Gubernur Kepulauan Babel Erzaldi meninjau area Suak Parak Mangrove Park di Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Jumat (23/4/2021) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Setelah resmi berstatus sebagai UNESCO Global Geopark, Pulau Belitung memiliki keuntungan baik secara internal maupun eksternal.

Menurut Bupati Belitung Sahani Saleh, dengan penetapan tersebut, masyarakat mempunyai pedoman agar membangun Belitung secara berkelanjutan dengan prinsip-prinsip kelestarian alam.

"Secara eksternal, orang melihat Belitung bagus, indah, masyarakat ramah tamah, kembali lagi ke wisata. Dengan tahu kultur masyarakat daerah aman, damai, tentram dengan alam yang bagus, ujungnya wisata," katanya dalam Dialog Ruang Kita, Jumat (23/4/2021).

Ke depan, dalam pengembangan Belitung tidak semata bergantung pada pembiayaan dari pemerintah, tapi bisa juga dari pihak swasta berupa investasi.

"Biaya itu sebetulnya ada hal keuntungan bagi kita, utamanya infrastruktur dalam mendukung kegiatan, kita lihat sekarang jalan dengan status KEK, infrastruktur dan branding, kalau geopark secara sarana dan prasarana harus secara global, kelas dunia. Kucuran dana dari pusat dengan ada aktivitas ini otomatis," jelas Sahani.

Ketika branding geopark bisa berdampak pada tingkat kunjungan ke Pulau Belitung, maka juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Maka selanjutnya bisa dimanfaatkan untuk pembangunan daerah.

Menurut Ketua Badan Pengelola Geopark Belitong agak unik, karena dibangun bukan semata mengandalkan keuangan daerah dengan melibatkan berbagai pihak.

"Geopark Belitong ini kami sebut sebagai geopark gotong-royong, karena multi stakeholder," ucapnya.

"Keuntungan, secara internal kita ibaratkan punya semacam pedoman atau konsep yang mengarahkan dalam mengembangkan sesuatu, aspek bukan hanya geologi, kita mempunyai value," imbuh Yuspian.

Sebagai bagian dari komunitas geopark dunia yang beranggotakan 54 negara dan 169 anggota UNESCO Global Geopark, biasanya ada pertemuan antar anggota agar bisa saling berbagi dan belajar.

Halaman
1234
Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved