Breaking News:

Human Interest Story

Hendrik Seniman Kaligrafi Belitung, Ikut Lomba Hingga Tingkat ASEAN

Hendrik Seniman Kaligrafi Dari Belitung Ikut Lomba Hingga Tingkat ASEAN.

Penulis: Suharli | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Suharli
Hendrik Saputra (26) seniman kaligrafi dari Belitung, saat meperlihatkan hasil karyanya 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Siapa sangka disudut kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, ada seniman kaligrafi yang sudah beberapa kali mengikuti event lomba Kaligrafi hingga tingkat internasional.

Hendrik Saputra (26) namanya, bertempat tinggal di Jalan Gajah Mada Gang Lontong RT 35 RW 14, Kelurahan Pangkallalang, Tanjungpandan Belitung pria yang berpawakan kurus tinggi itu mengaku sejak tahun 2012 silam serius menekuni seni Kaligrafi.

Bahkan beberapa dinding masjid di Belitung yang ada di Belitung, menggunakan hasil karyanya guna memperindah ornamen masjid.

Dia bercerita, sejak duduk dibangku kelas 2 SD suka menggambar, hingga saat kelas 4 SD diikutkan guru SD-nya untuk mengikuti lomba kaligrafi untuk pertama kalinya.

"Waktu itu di latih selama seminggu dari situlah mulai tertarik kaligrafi," ujarnya kepada Posbelitung.co,  Sabtu (24/4/2021).

Mulai dari situ juga setiap ada lomba kaligrafi, Hendrik diminta mewakili sekolah dan kecamatan.

Hendrik Saputra (26) seniman kaligrafi dari Belitung, saat meperlihatkan hasil karyanya
Hendrik Saputra (26) seniman kaligrafi dari Belitung, saat meperlihatkan hasil karyanya (Posbelitung.co/Suharli)

Karena belajar otodidak yakni belajar hanya dari buku, dan belum punya guru tetap yang dirasanya benar-benar bagus, dia mengaku tidak pernah meraih juara 1.

"Jadi makin penasaran seperti apa sebenarnya kaligrafi yang sebenarnya itu, gimana orang bisa juara. Pas masuk kelas 1 SMA sempat vakum karena ikut organisasi dan segala macam. kemudian kelas dua SMA ada kompetisi tingkat kabupaten lagi-lagi dipilih untuk mewakili kecamatan untuk lomba tingkat kabupaten," ungkap Hendrik.

Sebelum berangkat ke kabupaten, Hendrik pun dilatih oleh pengajar Kaligrafi yang bener-bener mahir.

Menurutnya pelatihnya berasal dari lampung, yang kebetukan sedang mengajar di pesantren kaligrafi.

"Saya dilatih kurang lebih seminggu, hasilnya memang lumayan, ada peningkatan walaupun saat itu belum keluar menjadi juara," ungkap Hendrik.

Hasil karya Hendrik Saputra (26) seniman kaligrafi dari Belitung
Hasil karya Hendrik Saputra (26) seniman kaligrafi dari Belitung (Posbelitung.co/Suharli)

Semangatnya mulai muncul kembali, usai menyelesaikan pendidikan dibangku SMA, dia harus melanjutkan ke pesantren kaligrafi 2012 , dari situlah mulai fokus dengan kaligrafi.

"Sejak dari pesantren kaligrafi, kalau ikut lomba jadi sering juara satu. Event kaligrafi nasional dua tahun sekali, kami selalu ikut kompetisi, karena batas usianya sampai 35 tahun, jadi masih bisa ikut.Paling jauh kalau lomba pernah ikut sampai tingkat Asean di Malaysia tahun 2017 dan 2018," kata Hendrik.

Dengan ilmu yang dimilikinya diapun tidak sungkan-sungkan berbagi, kepada siapa saja yang ingin belajar dengannya.

Hal itu menurutnya karena peminat kaligrafi di Belitung masih sedikit. (Posbelitung.co/Suharli)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved