Breaking News:

Berita Belitung

Penumpang di Bandara HAS Hanandjoedin Mulai Alami Kenaikan Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik

Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) nomor PM 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri.

Dok/T Angkasa Pura II Cabang Tanjungpandan
Suasana Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Belitung beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) nomor PM 13 tahun 2021 tentang pengendalian transportasi selama masa Idul Fitri 1442 Hijriah kini mulai diberlakukan.

Larangan mudik tersebut diberlakukan dari tanggal 6 hingga 17 April 2021.

Namun larangan mudik tersebut, sekarang ini sudah diberlakukan pengetatan mudik, terhitung dari tanggal 22 April - 24 Mei.

Peraturan tersebut tertuang dalam dalam Adendum surat edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19.

Adanya pemberlakuan berbagai peraturan tersebut, kini membuat pergerakan orang di Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan mengalami peningkatan. Terhitung Januari - Maret 2021, ada peningkatan mencapai 21.000 orang.

"Jadi memang sudah ada peningkatan, dan ini sangat terlihat drastis. Maret kemarin itu 27.000 orang perbulan, dan April sampai tanggal 25 kemarin sudah 27.000 penumpang, nanti akhir target nya 30.000 pasti tercapai," kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara HAS Hanandjoeddin Tanjungpandan Untung Basuki pada dialog ruang kita Pos Belitung, Senin (26/4/2021).

Untuk pemberlakukan Adendum Satgas Covid-19 di Bandara HAS Hanandjoeddin, kini sudah diterapkan. Terutama pada saat pengecekan dokumen penumpang seperti surat hasil swab PCR, Antigen maupun Ge-Nose.

 "Yang awalnya berlaku dua atau tiga hari sebelum nya, kini menjadi satu hari. Kami yakin menjelang pemberlakuan larangan mudik lebaran, penumpang pada tanggal tersebut akan mengalami peningkatan," ujarnya.

Menurutnya, untuk mudik sebelum tanggal 6 Mei 2021 tetap diperbolehkan, hanya saja tetap harus mengikuti peraturan yang ada.

"Nah kalau untuk yang pura-pura mudik itu, itu tetap di antisipasi oleh teman-teman KKP. Tentunya pada pengetatan dan pengecekan dokumen," jelasnya.

Pada tanggal 6 - 17 Mei 2021 itu, lanjut dia, berbagai maskapai penerbangan tetap melakukan operasi. Lantaran sebagai bentuk pelayanan kepada transportasi udara.

"Ya teman-teman maskapai komitmen tetap menjual tiket. Karena kami juga dari pihak bandara tidak menutup Bandara, tetap memberikan pelayanan, karena seperti perjalanan dinas, orang sakit, mendampingi ibu hamil itu pengecualian," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved