Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Panik Anaknya Sakit di Rumah, Pasien Covid Kondisi Hamil Kabur Lewat Jendela RSUD Belitung

Seorang pasien covid-19 di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Selasa (27/4/2021) melarikan diri dari ruang isolasi

Bangkapos.com/Darwinsyah
Ilustrasi Pasien Covid-19 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Seorang pasien covid-19 di RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung, Selasa (27/4/2021) melarikan diri dari ruang isolasi atau perawatan. Pasien melarikan diri tersebut seorang perempuan inisial GP usia 28 tahun.

Warga Jalan Gatot Subroto Kampung Laut, Tanjungpandan, Belitung itu melarikan diri, Senin (26/5/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

"Pasien ini telah kabur dari ruang isolasi dari tadi malam sekitar jam 10 malam. Pasien ini sudah berada di rumah sakit sejak Sabtu pekan kemarin (tanggal 24 April 2021)," kata Kabag TU UPT RSUD H Marsidi Judono Kabupaten Belitung Ika Harniati kepada Posbelitung.co, Selasa (27/4/2021).

Kali pertama, pasien ini datang ke IGD RSUD lantaran memiliki keluhan demam, mual, muntah. Kondisi pasien tersebut dalam keadaan hamil 12 bulan.

"Kebetulan pula ada gejala klinis covid-19 dan langsung kami lakukan pemeriksaan swan antigen, positif. Selama tiga hari menjalani isolasi, dan direncanakan melanjutkan isolasi mandiri, ternyata pasien ini terlebih dahulu kabur," ujarnya.

Pasien ini kabur melewati jendela ruang isolasi. Keterangan saksi inisial AM satu kamar dengan GP, pasien tersebut kabur, lantaran sempat mendapat kabar dari kakaknya, bahwa anak GP sedang sakit sehingga GP merasa cemas.

"Jadi memutuskan melarikan diri. Malam kemarin itu sekitar pukul 21.30 WIB perawat masih melihat pasien berada di ruangan. Tapi pukul 22.00 WIB pasien sudah tidak ada lagi," bebernya.

Perawat sempat melakukan pemeriksaan sekitar tempat tidur, dan jendela tempat pasien melarikan diri. Saat dilakukan pengecekan, perawat menemukan jendela sudah dalam keadaan terbuka.

Di bagian bawah jendela, terdapat satu unit kursi dan seluruh barang - barang pasien yang ada di dalam ruangan, sudah tidak ada.

Pasien diduga dijemput oleh suaminya yang sudah mengetahui rencana melarikan diri pasien.

"Perawat lalu menghubungi petugas keamanan dan keluarga pasien. Saat dihubungi keluarga menyatakan pasien sudah berada di rumah," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved