Breaking News:

Berita Belitung

Pengguna Genose di Bandara HAS Hananddjoedin Baru 20 Persen

Dia mencontohkan berapa waktu lalu, ada sebanyak 520 penumpang yang berangkat, penggunaannya hanya 84 penumpang yang menggunakan Genose.

posbelitung/suharli
Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional HAS Hananddjoeddin Tanjungpandan Belitung Untung Basuki saat menunjukan lokasi layanan Ge Nose C19, Senin (12/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sejak diberlakukan pelayanan GeNose pada (12/4) lalu, pengguna Genose hanya 20 persen dari jumlah penumpang berangkat, hal tersebut disampaikan Executive General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Internasional HAS Hananddjoedin Tanjungpandan Belitung, Untung Basuki.

"Genose, Kalau di Report kami rata-rata 20 persen di antara penumpang berangkat," ujarnya kepada posbelitung.co, Kamis (29/4/2021).

Dia mencontohkan berapa waktu lalu, ada sebanyak 520 penumpang yang berangkat, penggunaannya hanya 84 penumpang yang menggunakan Genose.

Menurut penumpang lebih banyak masih mengunakan antigen sebagai syarat untuk berangkat.

"Meskipun harganya lebih mahal, ada beberapa airlines yang memberikan benefit khusus, misalnya Sriwijya, mereka memberikan benefit pada penumpang free antigen. Itu yang membuat sebagian penumoang masih menggunakan antigen " ucapnya.

Sedangkan berkenaan jumlah penumpang yang menggunakan jasa penerbangan pada bulan ramadan kali ini disampaikannya sejak tanggal (13/4) lalu sudah mulai menurun, namun sejak tanggal (1/4) sampai dengan (12/4) diakuinya naik hingga 1000 kebih penumpang.

"Karena awal April lalu mungkin ada libur panjang. Memasuki bulan ramadan stabil diangka 800an penumpang," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk jumlah penerbangan saat menurutnya saat ini rata-rata 10-12 kali pergerakan, lima mendarat dan lima terbang.

"Kalau prediksi, sehububgan pemerintah juga mengeluarkan adendum SE 13 larangan mudik, tidak ada yang berubah perjalanan pesawat, hanya saja yang dikurangi misal PCR dulunya 3x24 jam, Antigen 2x24 jam sekarang masa berlakunya sama 1x24 jam, termasuk Genose," ujarnya.

Berkenaan dengan peniadaan mudik, menurutnya masih perjalanan masih diizinkan untuk mengangkut logistik, dan perjalanan non mudik, dia mencontohkan perjalanan non mudik seperti perjalanan dinas, penegakkan hukum, medical, kunjungan kedukaan.

"Tapi syaratnya, calon penumpamg harus bisa menunjukan dokumen-dokumen pendukung, misalnya perjalanan dinas harus ditanda tangani setingkat eselon II, surat-surat itu nantinya akan diperiksa," ujarnya. (posbelitung.co/suharli)

Penulis: Suharli
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved