Breaking News:

PKS Usul Bebaskan Pajak STNK Kendaraan Bermotor Roda Dua, Ini Respons Golkar Soal Ide Itu

Airlangga menyebut, anggota DPR Fraksi Golkar akan mendorong daerah agar bisa membantu memfasilitasi pajak tersebut.

Editor: Kamri
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama jajaran DPP PKS menggelar Silaturahim Kebangsaan dengan menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran DPP Partai Golkar di kantor Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (29/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons ide PKS yang mengusulkan penghapusan pajak STNK untuk kendaraan bermotor roda dua.

Airlangga menyebut, anggota DPR Fraksi Golkar akan mendorong daerah agar bisa membantu memfasilitasi pajak tersebut.

Baca juga: Mantan Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Kembali Diamankan KPK

Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai menggelar pertemuan dengan jajaran DPP PKS di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta, Kamis (29/4/2021).

"Terkait dengan kendaraan roda dua, tadi dibahas karena di roda dua tidak ada PPNBM-nya maka PPN-nya diusulkan untuk ditanggung pemerintah," kata Airlangga.

"Terkait dengan pajak-pajak daerah nanti dari teman-teman DPR akan mendorong agar daerah bisa gotong royong untuk memberikan fasilitas perpajakan daerah," lanjutnya.

Selain itu, Airlangga mengatakan persoalan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) bakal dibahas di Komisi XI DPR RI.

Baca juga: Ditanya Kasus Azis Syamsuddin, Ini Respons Airlangga Hartarto: Nanti Ada Waktunya

"Kemudian selanjutnya juga untuk pembahasan KUP menyepakati ini akan dibahas di Komisi XI," ucap Menko Perekonomian ini.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersama jajaran DPP PKS menggelar Silaturahim Kebangsaan dengan menemui Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan jajaran DPP Partai Golkar di kantor Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (29/4/2021).

Syaikhu menyebut satu di antara isi pembicaraan adalah bersama-sama mencari solusi bagi kebangkitan ekonomi akibat pandemi.

Baca juga: Catat Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Ini Penyebab Harga Ethereum Tembus Rp 40 Juta

Syaikhu menegaskan, pandemi telah berdampak serius bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka para pekerja, pelaku UMKM, dan masyarakat miskin.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved