Breaking News:

Liputan Khusus Masker

Kata Ketua IDI Cabang Belitung dr Ikhwan Gusnadi soal Limbah Masker: Penanganan Harus Berbeda

Demi kehati-hatian dalam penanganan masker memang diperlakukan sebagai limbah medis, seperti halnya yang dilakukan di fasilitas kesehatan.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Jaryanto
POS BELITUNG/ADELINA NURMALITASARI
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Belitung dr Ikhwan Gusnadi 

Kata Ketua IDI Cabang Belitung dr Ikhwan Gusnadi soal Limbah Masker: Penanganan Harus Berbeda

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Demi kehati-hatian dalam penanganan masker memang diperlakukan sebagai limbah medis, seperti halnya yang dilakukan di fasilitas kesehatan.

Harusnya limbah masker dimusnahkan dengan pembakaran dan tidak boleh dicampur dengan limbah rumah tangga.

Ini terkait faktor risiko yang tidak pernah diketahui apa saja yang terpapar dari permukaan masker.

Baca juga: Update, 17 Kasus Baru Covid-19 di Belitung Timur, Hari Ini Delapan Anak-anak Terinfeksi Virus Corona

Walaupun kalau masker dipanaskan dengan dijemur dalam beberapa waktu, virusnya mati. Tapi sebagai kewaspadaan paling tidak dipisah.

Meski bisa dimusnahkan dengan cara dibakar, namun tidak semua masyarakat bisa membakar karena tidak ada lahan misalnya.

Makanya limbah masker yang ada di masyarakat harusnya Dinas Lingkungan Hidup yang mengelola sampah bisa menyosialisasikan pengolahan limbah masker.

Baca juga: Update, Kasus Covid-19 di Belitung Timur, Kakek 71 Tahun di Damar Positif Tertular Virus Corona

Seperti memisahkannya dengan sampah lain, misal dalam kantong berbeda lalu ditulis limbah masker sehingga nanti bisa dilakukan penanganan yang berbeda dari sampah rumah tangga.

Kalau masyarakat tidak bisa memusnahkan sendiri, pemerintah harus menyiapkan tempat untuk memusnahkan.

Harusnya memang dimusnahkan, tapi kami saja Puskesmas untuk memusnahkan limbah medis masih harus bekerja sama dengan pihak luar.

Baca juga: Apakah Orang yang Sudah Disuntik Vaksin Covid19 Kebal Virus Corona?

Kami punya tempat penyimpanan untuk pemisahan, diikat, dan nanti diserahkan kepada pihak ketiga. Kalau masyarakat tidak mungkin seperti itu.

Makanya pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup harus menyediakan itu. (posbelitung.co/adelina)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved