Breaking News:

Berita Belitung

Peringati May Day, PC Serikat Pertanian dan Perkebunan Belitung Sambang ke Panti Asuhan

Pengurus Cabang (PC) Serikat Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Sabtu (1/4/2021

Ist/Anwar Effendi
PC Serikat Pertanian dan Perkebunan Belitung, Sabtu (1/5/2021) melakukan sambang ke Panti Asuhan Muhammadiyah sebagai bentuk peringati May Day 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Pengurus Cabang (PC) Serikat Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Sabtu (1/5/2021) memperingati kegiatan May Day atau hari buruh.

Kegiatan ini, berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, pengurus cabang melakukan kegiatan sambang sana ke Panti Asuhan Muhammadiyah Desa Air Raya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

"Karena sekarang masih suasana bulan ramadhan dan menjelang Idul Fitri, jadi kami melakukan kegiatan di panti asuhan," kata Ketua Pengurus Cabang Serikat Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung Azwar Effendi kepada Posbelitung.co, Sabtu (1/5/2021).

Biasa, peringayan May Day dilakukan oleh pengurus cabang ini secara besar-besar seperti tahun 2019, dan melibatkan ribuan masyarakat secara langsung.

"Tapi karena ini juga masih suasana pandemi covid-19, jadi kami buat sesederhana mungkin, agar tidak terjadi atau mengundang kerumuman," ucapnya.

Beberapa perwakilan pengurus cabang, memberikan bantuan atau sumbangan kepada pengurus panti tersebut. Bantuan itu, berupa uang tunai dari sumbangan para buruh.

"Ya mudah - mudahan ini bisa bermanfaat, dan menjadi amal untuk kita semua. Ya mudah - mudahan kedepan juga, kegiatan seperti ini bisa berlanjut, walaupun tidak dalam suasana ramadhan," jelas Anwar.

Diketahui Pengurus Cabang Serikat Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Belitung ini, bagian dari DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Belitung.

Khusus di Belitung, anggota buruh paling banyak yaitu pada Pengurus Cabang Serikat Pertanian dan Perkebunan. Terdata ada 8.000 anggota yang tergabung, dengan 6 unit kelompok.

"Itu paling banyak di perkebunan besar, dan dari 8.000 itu juga masih banyak yang tidak ter cover, karena teman - teman yang di perusahaan lain, dengan skala berbeda belum terdata, tapi rencana akan di data nanti," bebernya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: nurhayati
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved