Breaking News:

Konflik Nelayan dan Penambang di Bangka Pecah, Penambang Kabur Satu Rumah Dibakar Warga

Kesal ada rekannya terluka diduga ulah penambang, nelayan marah hingga melakukan aksi membakar rumah seorang penambang di Pangkalniur, Bangka

Editor: Hendra
Istimewa
Rumah penambang di Desa Pangkalniur diduga dibakar oleh masyarakat akibat dari konflik yang terjadi dengan nelayan. 

POSBELITUNG.CO, RIUSILIP -  Konflik antara nelayan dan penambang timah pecah di Pangkalniur, Desa Pangkalniur, Kecamatan Riausilip, Kabupaten Bangka, Sabtu (1/5/2021) malam.

Keributan ini dipicu saat nelayan Teluk Kelabat menggelar aksi damai menolak penambangan.

Dalam aksi damai ini dikabarkan ada dua nelayan yang babak belur diduga dilakukan oleh penambang.

Rupanya kabar ada rekannya dipukup membuat sejumlah nelayan di Pangkalniur tersulut emosi.

Mereka pun kemudian berkumpul melakukan aksi.

Ruanya mereka membakar satu timah penambang di Desa Pangkalniur buntut dari kejadian sebelumnya.

"Belum tahu bagaimana kronologisnya dan apa yang terbakar saya dalam perjalanan ke lokasi setelah tadi dapat info," kata Kapolsek Riausilip Iptu Fajar saat dihubungi pukul 22.30 WIB.

Kejadian keributan antara nelayan dan penambang timah di Desa Pangkalniur terjadi siang tadi.

Nelayan yang merasa terganggu dengan aktifitas penambangan TI apung rajuk di Teluk Kelabat melakukan aksi damai.

Namun penambang marah dan terjadi aksi lempar bahkan ada yang menggunaan ketapel.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved