Breaking News:

VIDEO

Antisipasi Pemalsuan Dokumen, KSOP Tanjungpandan Siapkan Ini Jelang Pemberlakuan Larangan Mudik

Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Belitung, Selasa (4/5/2021) sudah melakukan berbagai rencana penerapan

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Belitung, Selasa (4/5/2021) sudah melakukan berbagai rencana penerapan larangan mudik. Lantaran pada area KSOP tersebut, terdapat satu pelabuhan penumpang.

Pelabuhan itu, Pelabuhan Laskar Pelangi, biasa sebagai pintu masuk menuju Pangkal Balam, Pangkalpinang. Satu di antara rencana penerapan larang mudik pada pelabuhan ini, KSOP bersama TNI-Polri, Karantina Kesehatan dan instansi terkait lain, akan membangun posko induk.

Posko tersebut untuk memonitoring atau memantau pergerakan masyarakat pada area pelabuhan ini. Selain posko itu, ada di buat posko pemeriksaan dokumen keberangkatan pada terminal pelabuhan Laskar Pelangi.

"Posko ini (posko diterminal pelabuhan) nanti, untuk mengecek dokumen kelengkapan penumpang kapal Express Bahari selama diberlakukan larang mudik," kata Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan Anggiat Douglas Silitonga saat live report dengan Posbelitung.co, Selasa (4/5/2021).

Pada keberangkatan kapal Express Bahari Senin kemarin, kata Anggiat, tidak ditemukan ada penumpang kapal Express Bahari yang mencuri star mudik. Namun kedepan tetap mereka akan melakukan antisipasi dan memperketat pemeriksaan penumpang yang melakukan perjalanan.

"Nah terkait yang ingin 'curi - curi' mudik itu, kami sudah sampaikan kepada aparat kepolisian. Terutama dalam rangka pemenuhan dokumen perjalanan para penumpang, itu sifat nya mutlak dan wajib," ujarnya.

Sehingga, apabila masyarakat umum ingin melakukan perjalanan pada tanggal 6 Mei hingga 18 Mei 2021, maka harus memenuhi persyaratan tersebut, seperti surat keterangan dari Desa/Lurah setempat, surat kesehatan, hasil swab negatif PCR/Antigen.

"Untuk yang perjalanan dinas, harus ada surat tugas. Bilamana tidak memenuhi syarat itu, atau melakukan pemalsuan dokumen maka akan berhadapan dengan aparat penegak hukum," jelasnya..

Pelabuhan penumpang tersebut, biasa dipergunakan oleh Kapal Cepat Express Bahari untuk membawa penumpang dan barang ke Pangkalpinang atau sebaliknya. Untuk pengoperasian kapal ini pada hari pemberlakuan larangan mudik tersebut, hingga sekarang masih tetap sesuai jadwal.

Jadwal yang ditetapkan, dari Belitung pada hari Senin dan Jumat. Selama ini, untuk aktivitas di pelabuhan tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes), mulai pintu masuk pelabuhan hingga di dalam kapal penumpang.

"Terkait dengan keberangkatan kapal cepat Express Bahari, sampai sekarang masih sesuai jadwal. Kalau tidak berangkat pada jadwal Senin dan Jumat, maksimal sehari sebelum keberangkatan paling tidak di umumkan. Sehingga penumpang tidak semerta - merta datang ke Pelabuhan," bebernya.

Ia menyarankan kepada calon penumpang kapal cepat Express Bahari, agar memanfaatkan layanan website Express Bahari dalam pembelian tiket secara online.

Itu sangat diperlukan, untuk menghindari penumpukan antrian pada terminal pelabuhan Laskar Pelangi. Walaupun pada area tersebut telah diterapkan prokes seperti sosial distencing.

"Keuntungan membeli tiket melalui aplikasi itu juga, indentitas dan jumlah keberangkat bisa terlihat langsung. Kemudian yang batal juga bisa diketahui," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved