Breaking News:

Berita Kriminal

Nekat Jambret Kalung Emas di Belitung Timur, Warga Bojonegoro Digebuki Massa  

Peristiwa penjambretan terjadi di Jalan Ruas Lenggang-Renggiang, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Selasa (4/5/2021). Penjambretan itu

istimewa
Personel Polsek Gantung saat mengamankan pelaku, Selasa (4/5/2021). (Ist/KapolsekGantung) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Peristiwa penjambretan terjadi di Jalan Ruas Lenggang-Renggiang, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur, Selasa (4/5/2021). Penjambretan itu terjadi pada Pukul 15.00 WIB di sebuah toko kelontong milik Yulianti (40).

Yulianti bercerita kepada Posbelitung.co, saat kejadian ia sedang menunggui tokonya. Tiba-tiba datang seorang lelaki ingin membeli bensin. Yulianti mengaku tidak merasa curiga terhadap laki-laki itu.

Saat sudah mengisi bensin ke motor pelaku, lanjut Yulianti, tiba-tiba pelaku menarik kalung emasnya dari belakang. Sontak Yulianti terjatuh dan menggenggam erat kalungnya.

"Sekuat tenaga saya tetap genggam kalungnya. Tangan dia saya gigit, saya sampai jatuh dan kepala benjol. Saya lari ke rumah tetangga tapi tetap dikejar dari dia. Alhamdulillaah ada warga yang menolong," kata Yulianti kepada Posbelitung.co, Selasa (4/5/2021).

Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata didampingi Kanit Reskrim Bripka Mustaqim mengatakan pelaku bernama Hega Ardinta Gilang (27) Warga Bojonegoro, Jawa Timur.

Iptu Wawan mengungkapkan pelaku tertangkap tangan sudah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau penjambretan. Dari keterangan pelaku, lanjutnya, sehari-hari pelaku tinggal di Desa Lalang Manggar dan bekerja sebagai pengepul emas tanpa surat atau tukang memperbaiki emas patah.

"Dari kejadian ini korban mengalami kerugian materi hingga Rp 9 juta dan beberapa luka di bagian kepala, kaki, dan tangan karena upaya perlawanan diri," ungkap Kapolsek.

Menurut Iptu Wawan, pelaku sempat digebuki oleh warga sekitar namun langsung diamankan oleh personel Polsek Gantung.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Gantung dan akan diperiksa lebih lanjut. Pelaku bakal dikenakan pasal 365 KUHP Pencurian dengan Kekerasan atau Curas atau Rampok dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, apalagi menjelang hari raya Idulfitri biasanya tingkat kriminalitas meningkat.

"Kami imbau supaya tidak memakai perhiasan yang mencolok ketika di luar rumah dan selalu tingkatkan kewaspadaan diri," pesan Iptu Wawan. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved