Breaking News:

Novel Baswedan Akui Akan Disingkirkan dari KPK, Alasan Tes Asesmen, Dibuat Tak Lolos dan Dipecat

Proses pemecatan dilakukan dengan dalih Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Berdasarkan informasi 75 pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan tak lolos 

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan berpose usai wawancara khusus dengan Tribunnews di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/6/2020). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA -- Kabar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disingkirkan dari lembaga anti rasuah itu bukan barang baru.

Berbagai cara dilakukan agar pegawai yang berintegritas disingkirkan dari KPK.

Novel Baswedan pun mengaku sudah dirinya bakal dipecat melalui.

Proses pemecatan dilakukan dengan dalih Asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Tes tersebut merupakan salah satu syarat alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Iya benar, saya dengar informasi tersebut," ujar Novel Baswedan saat dikonfirmasi awak media, Selasa (4/5/2021).

Berdasarkan informasi terdapat 75 pegawai KPK, termasuk Novel Baswedan yang disebut tidak lolos tes wawasan kebangsaan.

Mereka terancam gagal alih status menjadi ASN.

Selain Novel, nama lainnya yang disebut tidak lolos tes ASN, yakni Yudi Purnomo yang dikenal sebagai Ketua Wadah Pegawai KPK, serta sejumlah Kasatgas penyelidik dan penyidik dari unsur internal lainnya.

Novel mengatakan, upaya untuk menyingkirkan orang-orang yang berintegritas dari KPK adalah upaya lama yang terus dilakukan.

Halaman
123
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved