Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di SKB Sepi, Begini Tanggapan Yayan Afrianti

Suasana Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Belitung terlihat sepi. Lorong-lorong terlihat kosong, dari kejauhan terlihat dua pasien yang tengah duduk di

posbelitung.co
Suasana di Gedung SKB yang dimanfaatkan sebagai tempat karantina bagi pasien Covid-19, Selasa (4/5/2021). (Posbelitung.co/Disa Aryandi) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Suasana Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Belitung terlihat sepi. Lorong-lorong terlihat kosong, dari kejauhan terlihat dua pasien yang tengah duduk di depan ruang isolasi. Juga nampak seorang pasien pria yang berjalan keluar dari kamarnya. Selebihnya tak banyak aktivitas yang nampak dalam pantauan Posbelitung.co, Selasa (4/5/2021).

Menurut Kepala SKB Belitung, Yayan Afrianti, Selasa (4/5/2021), selama ini isolasi bagi Pasien Covid-19 memanfaatkan bangunan tengah. Selain kamar bagi pasien, ada juga ruang bagi pengawas atau tenaga kesehatan berjaga. Sebanyak 12 lokal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Belitung kini masih dimanfaatkan sebagai tempat karantina.

"Kalau buat fasilitas di dalam bisa dibilang sudah memadai. Karena sudah ada tempat tidur spring bed double, kamar mandi, meja belajar, lemari, TV, dan AC," katanya.

Dalam pengelolaan isolasi, lanjut Yayan, pihaknya memang menyerahkan sepenuhnya kepada dinas kesehatan. Pihaknya hanya meminjamkan gedung buat dimanfaatkan sebagai tempat karantina.

Meski ada bagian tengah SKB yang dimanfaatkan untuk isolasi, Yayan menyebut bahwa masih ada tempat tertentu yang dimanfaatkan untuk aktivitas SKB termasuk dalam menyelenggarakan pendidikan kesetaraan.

"Makanya kami minta ke dinkes yang diisolasi agar beraktivitas cukup di tengah agar pembelajaran kondusif karena ada pendidikan kesetaraan. Pembelajaran kesetaraan tetap berlangsung, kami koordinasi dengan dinkes tidak masalah karena jaraknya jauh," lanjutnya.

Apalagi sejauh ini memang pendidikan kesetaraan masih belum sepenuhnya berlangsung normal.

Terkait rencana Pemprov menghapuskan isolasi mandiri, menurut dia, pihaknya akan tetap mengikuti arahan dan koordinasi dengan Satgas Covid-19. Terutama menyangkut keamanan peserta didik pendidikan kesetaraan.

Apalagi rencananya pula, pada tahun ajaran baru nanti, proses pembelajaran pendidikan kesehatan sudah diharuskan dilakukan secara tatap muka. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved