Breaking News:

Belitung Belum Bisa Terapkan Isolasi Terpadu untuk Penderita Covid-19 Ringan Berskala Besar

Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, sudah memutuskan pemberlakuan isolasi mandiri terhadap orang terpapar covid-19

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat ditemui usai kunjungannya ke Belitung Timur, Senin (5/4/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman, sudah memutuskan pemberlakuan isolasi mandiri terhadap orang terpapar covid-19, kini sudah tidak diperbolehkan. Pasien atau orang terpapar covid-19, dengan kondisi tanpa gejala, harus melakukan isolasi secara terpadu.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Joko Sarjono mengatakan, pemberlakukan isolasi mandiri secara besar - besar, melihat kondisi kasus covid-19 di Belitung hari ini, belum bisa diterapkan.

Lantaran ada 170 orang sekarang ini sedang melakukan isolasi mandiri. Apabila keputusan Gubernur tersebut harus diterapkan, tentu harus memiliki gedung berskala besar yang bisa menampung ratusan orang.

"Ya kalau sekarang kondisinya belum bisa direalisasikan, karena perlu tempat karantina yang bisa menampung ratusan orang," kata Joko kepada Posbelitung.co, Rabu (5/5/2021).

Keputusan tersebut, kata dia, tentu harus dibicarakan secara matang dan melibatkan berbagai instansi terkait. 

Namun, menurut dia, solusi terbaik yaitu menyediakan tempat isolasi terpadu di setiap lingkungan Desa/Kelurahan.

"Itu paling baik, jadi tidak menumpuk dan tersebar, tidak seperti sekarang ini. Apalagi di Desa ada program PPKM mikro, dan karantina Desa bagian dari itu," pungkasnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)
 

\

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved