Breaking News:

Berita Belitung

Kisah Mahasiswi Asal Belitung Tempuh Studi di Jerman, Bagikan Trik Kuliah di Negeri Orang

Berbincang secara virtual di Dialog Ruang Kita Pos Belitung, Kamis (6/5/2021), Mahasiswi Deggendorf Institute of Technology Jerman, Sara Fergie

istimewa
Saran Fergie mahasiswa Jerman asal Belitung. Foto beberapa waktu lalu. (Ist/Dok Sara Fergie) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Berbincang secara virtual di Dialog Ruang Kita Pos Belitung, Kamis (6/5/2021), Mahasiswi Deggendorf Institute of Technology Jerman, Sara Fergie berbagi kisahnya. Wanita cantik berambut panjang ini begitu antusia menceritakan pengalamannya ketika berada di Bayern, Jerman, termasuk ketika menjalani puasa hingga 18 jam. 

Pengalamannya menempuh studi di luar negeri telah menjadi mimpinya sejak lama. Buat mewujudkan itu, banyak persiapan yang dilakukannya setelah lulus Strata-1 (S1). Baginya, mencari beasiswa ia lakukan mulai dari mengumpulkan informasi dimedia sosial, dari guru les Bahasa Jerman, hingga banyak ikut pameran education di Jakarta.

"Aku juga cari di kantor DAAD di Jakarta, beasiswa dari pemerintah Jerman untuk mahasiswa, aku datang ke sana dibriefing mereka gimana cara dapat beasiswa dan apply, cuman ada beberapa kampus dan jurusan aja yang mereka cover full. Jadi sebenarnya untuk nyari beasiswa di Jerman mudah," ceritanya.

Memilih studi jurusan International Tourism Development, ketertarikannya tak terlepas dari tengah berkembangnya pariwisata di kota kelahirannya, Belitung. 

Keinginan terbesarnya, Sara menyebut, dirinya berharap bisa berkontribusi membangun tanah air khususnya tanah kelahirannya, Belitung. Sehingga ia ingin hasil studinya kelak bisa membantu memajukan pariwisata di Belitung supaya lebih mantap dan lebih dikenal dunia. Dia juga optimistis negeri laskar pelangi bisa menjadi destinasi andalan karena potensinya yang luar biasa.

Selama di Jerman, wanita kelahiran Tanjungpandan, 28 Januari 1997 ini tinggal di Bayern atau Bavaria. Dia memilih Bavaria sebagai tempat tinggal dan menempuh pendidikan karena merupakan negara bagian terluas di Jerman yang memiliki budaya yang masih kental. Rata-rata bangunannya masih bangunan tua, serta aman karena standar hidup yang tinggi serta memiliki perguruan tinggi yang berkualitas.

Pengetahuan Bahasa Jerman tingkat menengah yang telah dikuasainya juga langsung diaplikasikan. Apalagi di Jerman sedikit orang yang bisa berbicara Bahasa Inggris. Sehingga mau tidak mau ketika ke supermarket, rumah sakit, bahkan urusan surat menyurat Sara harus berbicara Bahasa Jerman.

Tak ketinggalan, ia juga berbagi kisah menjalani ibadah puasa di sana. Di negara yang berada di benua Eropa itu, durasi berpuasa memang lebih lama yakni sekitar 18 jam. Puasa dijalani mulai pukul 3.00-21.00. Meski begitu, menurutnya banyak teman di sekitarnya yang sudah familiar dengan berpuasa karena banyak pula yang berasal dari negara di Timur Tengah. 

Toleransi beragama di Jerman juga terbilang baik. Karena para perempuan biasa memakai jilbab.

"Aku gak pernah dengar rasisme, karena di sana banyak imigran juga banyak, mereka pun hidup nyaman dan damai," ucapnya. 

Baginya, keinginan berkuliah di luar negeri bisa dimulai dengan bermimpi. Lalu dari mimpi itu diwujudkan dengan usaha berupa memulai belajar bahasa yang bisa dilakukan secara autodidak. Sembari belajar bahasa, melatihnya bisa dengan mencari teman orang Jerman

Selain itu juga sering mencari informasi seputar beasiswa dan berkenalan dengan mahasiswa Indonesia yang kuliah di negara yang dituju. 

Buat yang pengen kuliah di luar negeri juga harus memiliki keberanian, karena banyak hal harus mampu dikerjakan sendiri. 

"Juga perlu uang emergency. Harus punya. Karena misalnya kalau ada apa-apa bisa pulang, meskipun di sana kerja part time cukup, tapi harus ada uang emergency. Juga mempersiapkan asuransi dari pemerintah. Modal nekat penting banget," katanya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved