Breaking News:

Berita Belitung Timur

Ramlan Senang Ada Operasi Pasar Murah Bersubsidi dari Pemkab Belitung Timur

Ramlan (65) terlihat gembira setelah membeli kebutuhan pokok seharga Rp 31.500 di Operasi Pasar Murah Bersubsidi dari Pemkab Belitung Timur.

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: Khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Bupati Belitung Timur Burhanudin memotong pita tanda dimulainya distribusi bapokting dalam OPM Bersubsidi, Jumat (7/5/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ramlan (65) terlihat gembira setelah membeli kebutuhan pokok seharga Rp 31.500 di Operasi Pasar Murah Bersubsidi dari Pemkab Belitung Timur. Dia mengatakan baru pertama kali ini merasakan program subsidi kebutuhan pokok ini.

Warga Desa Mekar Jaya ini mengaku sebelumnya dia sudah didata oleh pihak desa. Setelah itu dia mendapatkan kupon untuk membeli paket bapok yang harga aslinya adalah Rp 104.800.

"Alhamdulillaah sangat bermanfaat karena dengan harga segitu sudah dapat macam-macam. Semoga ke depan bisa terus dilaksanakan," kata Ramlan.

Ditemui posbelitung.co, Jumat (7/5/2021) seusai acara, Bupati Belitung Timur Burhanudin mengatakan pemerintah berupaya secara bertahap supaya bisa mengantisipasi fenomena kenaikan harga bapokting menjelang hari besar keagamaan terutama hari raya Idul fitri.

Burhanudin bilang melalui program unggulan daerah stabilisasi harga bapokting Operasi Pasar Murah Bersubsidi tahun 2021 ini semoga mampu menahan laju kenaikan harga dan inflasi di beberapa komoditi tertentu.

"Kita ingin membantu masyarakat rawan sosial dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yaitu Hari Raya Idul Fitri 1442 H dimana sering terjadi fenomena kenaikan harga di beberapa komoditi bahan kebutuhan pokok penting," kata Burhanudin.

Selain itu ia juga menyoroti harga daging sapi segar yang terus naik. Dia harap pada operasi pasar murah berikutnya, OPD teknis bisa menambahkan komoditi daging sapi dalam setiap paketnya.

"Silakan koordinasi dengan Perum Bulog soal tersebut. Saya berharap jika dalam setiap paket terdapat komoditi daging sapi beku ini mampu menekan laju kenaikan daging sapi potong segar," kata Burhanudin.

Dia melanjutkan saat ini stok sapi nasional menipis dan daging beku asal Australia jatah impornya dibatasi sehingga membuat harga daging mahal. Dengan adanya penambahan komoditi daging sapi, sambungnya, permintaan daging sapi sudah terpenuhi sehingga permintaan pasar tidak terlalu tinggi apalagi dengan tingkat kemampuan daya beli di masyarakat rawan sosial dengan harga sapi potong segar yang tinggi ini akan menambah beban mereka.

"Semoga bisa dieksekusi untuk pelaksanaan ke depannya. Saya instruksikan juga pada tim TAPD agar mendukungnya dari segi anggaran," kata bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan Belitung Timur Liatim mengatakan Operasi Pasar Murah Bersubsidi ini menggunakan anggaran Rp 879.457.500. Total paket sembako yang dibagikan untuk 8.605 penerima yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial setempat.

"Dengan besaran skema subsidi yang kita berikan sebesar 70% dan masyarakat membayar hanya 30%,” ujar Liatim.

Dia menyebutkan pelaksanaan operasi pasar murah bersubsidi ini menggunakan mekanisme swakelola tipe II, di mana Perum Bulog Kansilog Belitung sebagai pelaksana swakelola dalam pemenuhan barang kebutuhan pokok.

Sedangkan pelaksanaan penyaluran paket bahan pokok bersubsidi ini dilaksanakan oleh PT. Pos Indonesia dengan menggunakan anggaran Rp 39 juta.

“Kita kerjasama juga dengan PT. Pos Indonesia dalam mengepak dan mendistribusikan paket-paket bahan pokok bersubsidi ke 39 desa yang ada di Belitung Timur supaya menghindari kerumunan,” kata Liatim. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved