Breaking News:

Ketua Baznas Belitung Imbau Utamakan Asnaf Fakir Miskin sebagai Penerima Zakat Fitrah

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung Suhardi Ishak mengharapkan dalam penyaluran zakat fitrah mengutamakan asnaf fakir miskin.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: M Ismunadi
IST/Dok Baznas Belitung
Penyaluran paket kebutuhan pokok kepada masyarakat yang dilakukan Baznas Belitung bekerja sama dengan BPRS Belitung. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Menjelang Iduladha, umat Muslim berkewajiban membayar zakat fitrah dan menyalurkan kepada asnaf atau orang-orang penerima zakat.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Belitung Suhardi Ishak mengharapkan dalam penyaluran zakat fitrah mengutamakan asnaf fakir miskin.

"Harapan kami bahwa asnaf yang dituju atau diutamakan asnaf fakir miskin. Jadi tidak ada asnaf janda atau asnaf yatim, tapi asnafnya fakir miskin," katanya, Sabtu (8/5/2021).

Kemudian berkaitan dengan hak amil zakat, ia menyebut sebaiknya bijak agar jangan sampai dana zakat fitrah banyak digunakan untuk memberikan hak amil. Bila perlu, hak amil bisa ditanggung dari dana masjid.

Di samping itu, Suhardi juga mengharapkan masyarakat agar menyegerakan membayar zakat fitrah. Meski waktu yang disunahkan mulai terbit fajar Idulfitri hingga mendekati salat Idulfitri, namun jika pembayaran zakat disegerakan bisa mempermudah proses penyaluran.

"Memang zakat fitrah waktu diakhir, tapi kelak susah membagikan, makanya kami sarankan bersegera," imbuhnya.

Selain zakat fitrah yang hanya dilakukan menjelang Idulfitri saja, ia juga mengingatkan masyarakat menunaikan zakat mal. Zakat mal bertujuan untuk membantu masyarakat yang oleh Allah diuji dengan kemiskinan.

"Makanya kita harus bantu, caranya dengan membayar zakat mal yang menjadi kewajiban apabila sudah sampai nisab harta, kalau sudah sampai nisab harus menunaikan zakat mal ini. Zakat ini menjembatani antara si kaya dan si miskin," ucapnya.

Penyaluran Selama Ramadan
Ketua Baznas Kabupaten Belitung Suhardi Ishak juga menyampaikan selama Ramadan ini telah menyalurkan hak fakir miskin yang dipusatkan di Tanjungpandan.

Penyaluran hak bagi fakir miskin, guru madrasah, guru ngaji dimasyarakat, dan nuje se -Tanjungpandan disalurkan berupa uang tunai Rp 500 ribu per orang. Makanya total dana yang telah disalurkan hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu, Baznas melalui kerjasama dengan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS) Belitung juga telah menyalurkan bantuan kepada fakir miskin. Bantuan berupa 500 paket barang kebutuhan pokok itu disalurkan ke 16 desa/kelurahan di Tanjungpandan. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved