Breaking News:

Berita Belitung

Anggota Dewan Ini Tak Malu Jualan di Pasar, Bahagia Rasakan Keceriaan Jelang Idul Fitri

Mengenakan setelan kasual, Vina Cristyn Ferani tampak sibuk melayani satu per satu pembeli di toko milik ayahnya Acai.

Posbelitung.co/AdelinaNurmalitasari
Vina Cristyn Ferani bersama ayahnya Acai ketika berjualan di toko di Gang Kim Ting Pasar Tanjungpandan, Minggu (9/5/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Mengenakan setelan kasual, Vina Cristyn Ferani tampak sibuk melayani satu per satu pembeli di toko milik ayahnya Acai.

Di satu sudut Gang Kim Ting Pasar Tanjungpandan, toko itu memang banyak dituju para pembeli.

Beragam kebutuhan menjelang lebaran mulai dari kacang, keripik, kerupuk, kue lebaran, buah, juga bahan-bahan kue lengkap tersedia.

Membantu berjualan di toko telah Vina lakukan sejak lama. Meski kini telah menjadi sosok wanita pengusaha sukses hingga anggota DPRD Belitung, ia tak merasa malu berjualan dan melayani para pembeli.

"Karena ada satu keceriaan bertemu masyarakat, bisa ngobrol, bertatap muka dengan kondisi yang penuh was-was dalam masa pandemi," ujarnya, Minggu (9/5/2021).

Ada pemandangan akrab yang ia saksikan setiap menjelang lebaran yakni banyaknya pedagang kaki lima yang menjual kue-kue atau kebutuhan lebaran di bahu jalan tak jauh dari tokonya.

Apalagi memang sejak dua pekan menjelang lebaran, pemerintah mengizinkan pedagang-pedagang itu berjualan dengan konsekuensi sehari sebelum lebaran harus dibongkar.

"Saya lihat pedagang kaki lima sangat berkomitmen, jadi malam sehari sebelum lebaran selesai berjualan, jadi habis itu jalanan sudah bersih kembali. Inilah yang kami rasakan bertahun-tahun, ada suatu tali silaturahmi yang erat dari kemeriahan lebaran yang terasa setiap tahunnya," ujarnya.

Meski tak merayakan Idulfitri, bagi Vina kemeriahan dan keceriaannya bisa turut dirasakan bahkan lintas agama.

Tradisi masyarakat Belitung yang patut dibanggakan saat Idulfitri yakni ketika seorang Muslim mengirimkan ketupat dan hidangan lebaran kepada rekan non Muslim.

Ia pun biasa menerima antaran makanan lebaran. Misalnya beberapa tahun lalu, seorang teman mengirimkan ketupat yang langsung ia nikmati dini hari di toko ayahnya yang masih melayani pembeli hingga pukul 1.00 WIB saat malam takbiran.

Wanita yang juga Ketua PBVSI Belitung ini mengucapkan selamat merayakan lebaran bagi umat Muslim.

"Selamat merayakan dengan sanak keluarga dan orang-orang yang dicintai. Silaturahmi tetap bisa dijalankan, yang penting menjaga protokol kesehatan," kata dia.

"Memang tahun ini penuh kewaspadaan, tapi tentunya banyak cara bersilaturahmi yang dibantu oleh kecanggihan teknologi, bisa melalui WhatsApp atau video call, tentunya tidak mengurangi makna silaturahmi lebaran," tutur Vina.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Khamelia
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved