Breaking News:

Berita Belitung Timur

Bupati Belitung Timur Turun Tangan ke Tengah Jalan, Marahi Pengendara yang Tak Pakai Masker

Bupati Belitung Timur Burhanudin memakai setelan baju koko dilapisi jaket hitam dan berpeci turun langsung ke tengah Jalan Jenderal Sudirman

Penulis: Bryan Bimantoro
Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Burhanudin saat beraksi di tengah jalan depan Asoka Manggar, Sabtu (8/5/2021) malam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Bupati Belitung Timur Burhanudin memakai setelan baju koko dilapisi jaket hitam dan berpeci turun langsung ke tengah Jalan Jenderal Sudirman depan Kantor Desa Kurnia Jaya, Sabtu (8/5/2021) malam.

Aksi spontannya itu dilakukan di sela dia meninjau pelaksanaan tes swab antigen massal di pusat perbelanjaan Asoka Manggar.

Bupati Burhanudin beraksi menghalau ratusan pengendara yang tidak memakai masker. Sontak jajarannya yang ikut saat itu kalang kabut ikut menepikan kendaraan yang pengendara dan penumpangnya tak bermasker.

Dari pantauan posbelitung.co, beberapa kali sempat Burhanudin memarahi pengendara yang ngotot tidak mau memakai masker.

Bahkan ada dua pengendara yang kabur dan ngebut di hadapan bupati, polisi, Satpol PP, dan TNI karena takut dirazia kedapatan tidak memakai masker.

Bupati Burhanudin saat beraksi di tengah jalan depan Asoka Manggar, Sabtu (8/5/2021) malam.
Bupati Burhanudin saat beraksi di tengah jalan depan Asoka Manggar, Sabtu (8/5/2021) malam. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Selama hampir dua jam bupati berada di tengah jalan untuk menyetop pengendara yang tak disiplin protokol kesehatan.

Tidak hanya menyetop, para pengendara ini juga diberikan masker seraya diingatkan agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, beberapa pelanggar protokol kesehatan ini juga dihadiahi sanksi push up oleh petugas. Hal ini supaya ada rasa jera dari mereka yang melanggar.

Ditemui usai aksinya, Bupati Burhanudin mengatakan ini adalah bagian dari tugas satgas untuk mencegah peningkatan angka positif covid-19 di Belitung Timur menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dia tidak ingin ketika masyarakat merayakan hari kemenangan tapi masih dihantui oleh virus corona.

Burhanudin menyebutkan tingkat kesadaran masyarakat masih belum 100 persen menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup.

Bupati Burhanudin saat beraksi di tengah jalan depan Asoka Manggar, Sabtu (8/5/2021) malam.
Bupati Burhanudin saat beraksi di tengah jalan depan Asoka Manggar, Sabtu (8/5/2021) malam. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Dari pantauannya, masih banyak yang menganggap enteng dan remeh virus corona, terutama bagi yang muda-muda.

"Sudah banyak yang meninggal karena covid-19, juga yang diisolasi terus meningkat mulai dari bayi sampai lansia. Hal-hal itu harusnya jadi pelajaran bagi para pemuda dan seluruh masyarakat, bukan hanya angin lalu saja," tegasnya.

Burhanudin mengatakan, ada keterbatasan tempat isolasi dan ketersediaan bad (tempat tidur) di ruang isolasi rumah sakit. Karena itu dia minta kerjasama seluruh pihak agar covid-19 tidak terus bertambah di Belitung Timur.

"Setahun kita sudah sosialisasi. Saya pikir cara persuasif sudah lebih dari cukup. Menegur baik-baik macam diolok-olok. Kita akan pikirkan opsi denda tegas bagi yang melanggar protokol kesehatan, jangan main-main lagi," tegas Burhanudin. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved