Breaking News:

Ramadhan 2021

Kisah Fitri, Belasan Tahun Dagang Ketupat, Omset Meningkat Jelang Idul Fitri  

Duduk di pinggir Jalan Aspal Pasar Tradisional Tanjungpandan, Belitung. Di bagian depan terdapat dulang beisikan ketupat dan lontong pada bagian depan

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Fitri, perempuan perdagang ketupat di Pasar Tanjungpandan, Belitung, Senin (10/5/2021). (Pos Belitung/Disa Aryandi) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Duduk di pinggir Jalan Aspal Pasar Tradisional Tanjungpandan, Belitung. Di bagian depan terdapat dulang beisikan ketupat dan lontong pada bagian depan. Gunakan pakaian gamis warna biru dongker.

Bagian kepala merunduk, dan kedua tangan terlihat sangat telaten membuat ketupat berbahan daun kelapa. Beberapa orang menghentikan laju kendaraan, bertanya tentang harga.

Itu sepintas kesibukan perempuan bernama Fitri. Perempuan 39 tahun tersebut berjualan ketupat sudah dari 17 tahun lalu. Warga Dusun Gunung Payung, Kelurahan Pangkallalang, Tanjungpandan itu, berjualan ketupat bukan musiman.

Namun Fitri berdagang ketupat ini, setiap hari. Ada ketupat tanpa isi, ada ketupat berisi, lontong berbungkus daun simpor, dan ada lontong berbungkus daun pisang serta daun kelapa sebagai bahan pembuat ketupat.

"Alhamdulillah kalau dibulan puasa ini, atau menjelang lebaran ada peningkatan penjualan meningkat. Kalau hari biasa itu habis lah sekitar 50 biji sehari," kata Fitri kepada posbelitung.co, Senin (10/5/2021).

Khusus untuk ketupat isi, Fitri membandrol harga satu biji Rp 4.000,-. Biasa perempuan ini menjual satu kebat, berisi 10 biji, seharga Rp40.000,-.

"Paling banyak melayani pesanan kalau hari - hari biasa, tapi kalau puasa seperti ini ada orang umum, pesanan orang juga ada," ujarnya.

Belasan tahun berdagang ketupat, Fitri kali pertama berjualan mengikuti mertua di area pasar tersebut. Selama itu, Fitri belajar membuat ketupat, dan lambat laun membuka lapak jualan ketupat sendiri.

"Setelah itu aku sendiri, sampai sekarang. Kalau satu ketupat itu, buat bungkusnya saja, paling satu dua menit selesai," katanya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved