Breaking News:

Berita Belitung

MUI Belitung Sebut Salat Ied di Rumah Lebih Utama Jika Kondisi Covid-19 Masih Zona Merah  

Kondisi status penyebaran Covid-19 di Belitung belum diketahui pasti apa masih termasuk zona merah atau tidak. Jika satgas penanggulangan Covid-19

Penulis: Adelina Nurmalitasari
Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Sekretaris MUI Kabupaten Belitung Ramansyah. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kondisi status penyebaran Covid-19 di Belitung belum diketahui pasti apa masih termasuk zona merah atau tidak. Jika satgas penanggulangan Covid-19 menyebut Belitung masih termasuk zona merah, maka lebih utama Salat Ied dilakukan di rumah. Begitulah kata Sekretaris MUI Kabupaten Belitung Ramansyah, Selasa (11/5/2021). 

Menurutnya, mengutamakan keselamatan jiwa menjadi kewajiban. Apalagi kalau kondisi penyebaran masih zona merah dan kenaikan kasus masih signifikan. 

"Salat Ied itu sunnah, tapi mengutamakan jiwa jangan sampai terkena penyakit itu wajib hukumnya, karena itu urgen bagi kita untuk menghindari jangan sampai ada kasus terpapar," ujarnya. 

Pelaksanaan salat Ied di rumah bisa dilakukan sendiri atau berjamaah dengan minimal empat orang. Terdiri dari satu iman dan tiga makmum. Jika ada yang mampu berkhutbah setelah salat Id, maka diutamakan ada khutbah singkat sekitar 15 menit.

Tata cara salat pun sama halnya ketika salat Id berjemaah di masjid. Selain itu, MUI juga mengimbau agar pada rakaat kedua salat Id agar membaca doa qunut nazilah. Doa ini sebagai amalam penolak bala dan memberi keberkahan bagiumat Muslim. Apalagi Pandemi Covid-19 termasuk bala atau musibah. 

Ramansyah mengatakan, jika dilakukan secara berjemaah, salat Id sebaiknya dilakukan di masjid daripada di lapangan. Karena dikhawatirkan ada kerumunan yang menyebabkan jemaah rawan terpapar virus corona. 

Juga terkait takbir keliling, tahun ini ditiadakan. Takbir hanya dilakukan di masjid dengan kapasitas jemaah terbatas dan tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Sementara silaturahmi berkunjung ke rumah, kalau bisa tahun ini dikurangi lah atau kalau bisa ditiadakan, itu juga dikhawatirkan menimbulkan kerumunan. Semuanya adalah tetap dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan yang ketat," katanya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved