Peringati Idul Fitri, Taliban Umumkan Gencatan Senjata Tiga Hari, Kalau Diserang Segera Berlindung

Pengumuman gencatan senjata datang ketika Amerika Serikat terus menarik 2.500 pasukan terakhirnya 20 tahun setelah menyerang negara itu

Editor: Hendra
AFP Foto
Pasukan Taliban. 

POSBELITUNG.CO - Untuk memperingati Idul Fitri 1442 Hijriah yang jatuh pada hari Kamis 13 Mei 2021, Taliban mengumumkan melakukan gencatan senjata.

Gencatan senjata atau menghentikan perang sementara ini dilakukan selama 3 hari di seluruh Afghanistan sebagaimana dilansir oleh Al Jazeera.

Keputusan ini diambil dua hari setelah lebih dari 50 orang, kebanyakan di antaranya anak perempuan tewas dalam ledakan bom di sebuah sekolah di Ibu Kota Kabul.

"Mujahidin Imarah Islam diperintahkan untuk menghentikan semua operasi ofensif terhadap musuh di seluruh negeri dari hari pertama hingga hari ketiga Idul Fitri," ungkap sebuah pernyataan yang dirilis oleh Taliban, Senin (10/5/2021).

Baca berita lainnya:

--> Tak Peduli Warga Amerika, Israel Lindas Rachel Corrie dengan Buldoser, Tewas Bela Rakyat Palestina

"Tetapi jika musuh melakukan serangan atau serangan apa pun terhadap Anda selama hari-hari ini, bersiaplah untuk dengan kuat melindungi dan mempertahankan diri Anda dan wilayah Anda," tambahnya.

Pengumuman gencatan senjata datang ketika Amerika Serikat terus menarik 2.500 pasukan terakhirnya 20 tahun setelah menyerang negara itu dan menggulingkan Taliban dari kekuasaan.

Upaya yang dipimpin AS untuk membawa perdamaian tampaknya terhenti karena pembicaraan antara Taliban dan pemerintah Afghanistan hampir tidak berkembang.

Idul Fitri menandai berakhirnya bulan puasa umat Islam di bulan Ramadhan, permulaannya ditentukan oleh penampakan bulan baru.

Taliban mengumumkan gencatan senjata serupa tahun lalu untuk menandai hari raya umat Muslim.

Sementara itu, pada Senin, Kementerian Dalam Negeri mengatakan sedikitnya 11 orang tewas dalam ledakan bus di provinsi Zabul hanya beberapa jam sebelum pengumuman gencatan senjata Taliban.

Baca berita lainnya:

--> Tanpa Merasa Berdosa, Israel Akui Menembak dan Menewaskan 21 Warga Palestina dan Anak di Jalur Gaza

Juru bicara kementerian dalam negeri Tariq Arian mengatakan kepada wartawan sedikitnya 28 orang terluka dalam ledakan bus Zabul Senin.

Duka nasional

Tawaran terbaru datang setelah pemerintah menyalahkan Taliban atas serangan Sabtu (8/5/2021) di luar sekolah perempuan di Dasht-e-Barchi, pinggiran ibu kota yang sebagian besar dihuni oleh komunitas Hazara.

Serangkaian ledakan di luar sekolah - di saat warga berbelanja menjelang liburan - menewaskan lebih dari 50 orang dan melukai lebih dari 100 orang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved