Breaking News:

Firli Seenaknya Nonaktifkan 75 Pegawai KPK, Novel Baswedan Tegas: Kami Akan Melawan

Novel dan 74 pegawai lainnya harus menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada pimpinan masing-masing

(Tribunnews/Jeprima)
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri (Tribunnews/Jeprima) 

POSBELITUNG.CO, -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan setelah menonaktifkan 75 pegawainya.

Mereka yang dinonaktifkan setelahdinyatakan tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dari jumlah tersebut, satu di antaranya adalah penyidik senior KPK yakni Novel Baswedan.

Lantas tindakan yang berujung pada pengeluaran surat keputusan berisi empat poin diktum itu menyita komentar berbagai pihak.

Termasuk Novel Baswedan yang menganggap ada kesewenangan pimpinan KPK.

Baca berita lainnya:

--> Beda Pendapat Pimpinan KPK, Firli Terbitkan SK Nonaktifkan 75 Pegawai, Gufron Mau Mempertahankan

Kata dia, tak lulus asesmen TWK tak ada kaitanya dengan penonaktifan pegawai.

Lain dari hal itu, sebelumnya Ketua KPK, Firli Bahuri, pernah menjelaskan maksud dan tujuan dari diadakannya TWK untuk pegawai KPK.

Berbagai informasi yang hangat alias bocor saat itu bahkan membuatnya kecewa.

Lalu bagaimana penjelasan Firli Bahuri sebelumnya?

Penjelasan Firli

Halaman
1234
Editor: Hendra
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved