Breaking News:

Virus Corona

Kasus Covid-19 Bangka Belitung Semakin Meningkat Jelang Lebaran Idul Fitri 2021

Menjelang Lebaran Idul Fitri 2021 kasus baru Covid-19 di Bangka Belitung semakin meningkat.

Penulis: Riki Pratama
Editor: Fitriadi
Bangkapos.com/Darwinsyah
Ilustrasi pemakaman pasien positif covid-19 sesuai standar protokol kesehatan. Satu orang meninggal dunia setelah terpapar covid-19 di Kabupaten Belitung, Rabu (24/2/2021). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA -- Menjelang Lebaran Idul Fitri 2021 kasus baru Covid-19 di Bangka Belitung semakin meningkat.

Kasus di Provinsi Bangka Belitung bertambah 211 kasus, pada Rabu (12/5/2021) sehingga total 15.395 kasus.

Sementara sembuh bertambah 110 kasus dan meninggal dunia bertambah 2 kasus.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Babel, sebasaran kasus Kota Pangkalpinang 112 kasus, Kabupaten Bangka 55, Bangka Tengah 6 kasus, Bangka Barat 6 kasus, Bangka Selatan 4 kasus, Belitung 17 kasus, dan Belitung Timur 11 kasus.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19, Provinsi Bangka Belitung Mikron, Antariksa, mengatakan, kasus terkonfirmasi Covid-19 selama sepekan mengalami kenaikan.

Ia menjelaskan, lonjakan atau penularan Covid-19 secara massif masih terjadi terutama di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bangka Tengah. 

Sementara orang yang meninggal dunia akibat Covid-19 juga turun sedikit dibandingkan pekan sebelumnya.

"Terjadinya penularan Covid-19 yang masif dan lonjakan kasus kematian akibat Covid-19 di sejumlah daerah disebabkan oleh meningkatnya mobilitas dan kegiatan berkerumun masyarakat di tempat-tempat keramaian dan fasilitas publik,"kata Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (12/5/2021).

Menibgkatnya aktivitas warga juga berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, tak terkecuali aktivitas keagamaan dan rekreasi/pariwisata.

"Tentunya dengan meningkat aktivitas menjelang lebaran ini kami selalu meningatkan tidak mengabaikan atau tidak mengindahkan penerapan Protokol Kesehatan seperti selalu memaki masker kemanapun bepergian,"ujarnya.

Selain itu, penyebab lainya kasus meningkat, karena ketidak disiplinan warga yang dinyatakan positif Covid-19 untuk menjalani swaisolasi atau karantina mandiri di rumah 

"Serta ketidakpedulian masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan terhadap orang yang positif Covid-19. Ini menyebabkan menambah panjang daftar orang yang terpapar dan tertular,"katanya. (Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved