Ini Sejarah Israel, Pengungsi dari Eropa Cuma Numpang di Palestina, Serakahnya Mau Merebut Wilayah

Komite Investigasi Anglo-Amerika pada 1948 setuju rekomendasi Amerika untuk pemindahan 100.000 pengungsi Yahudi di Eropa ke Palestina

Editor: Hendra
(Wikipedia)
David Ben Gurion dianggap sebagai bapak negera Israel karena memproklamasikan berdirinya negara Israel pada 14 Mei 1948. 

POSBELITUNG.CO, TEL AVIV,  -- Konflik antara Israel dan Palestina terus memanas.

Dalam sejarah, Israel berdiri hasil dari pemberian Inggris.

Namun belakangan, rupanya Israel yang serakah ingin menjajah dan merebut Palestina seutuhnya.

Berdirinya Israel sendiri pada tanggal 14 Mei 1948 atau sehari sebelum mandat Inggris di Palestina berakhir.

Sebelumnya pada 2 November 1917 Pemerintah Inggris menetapkan Deklarasi Balfour yang menjanjikan orang Yahudi mendapat tanah di Palestina.

Baca berita lainnya:

--> Amerika Negara Besar, Tapi Takut Kutuk Israel yang Membunuh Rakyat Palestina, Bingung Mau Bela Siapa

--> Rumah Sakit Indonesia di Palestina Dihancurkan Israel, Mer-C Ungkap Negara Yahudi Itu Patut Dikutuk

--> Anggota KKB Beranting Besi Tewas Tertembak, Usai Dievakuasi Jenazahnya Diserahkan ke Pihak Keluarga

Namun kekuasaan Inggris yang juga dikenal sebagai Mandat Palestina itu diwarnai kekerasan, yang berujung dibentuknya Komite Investigasi Anglo- Amerika pada 1946.

Hingga akhir Maret 1948, setidaknya 2.000 orang tewas dan 4.000 lainnya terluka akibat berbagai kerusuhan.

Komite ini kemudian menyetujui rekomendasi Amerika Serikat (AS), terkait pemindahan segera 100.000 pengungsi Yahudi di Eropa ke Palestina, dan merekomendasikan tak ada negara Arab atau Yahudi di Palestina.

palestina
palestina ()

Akan tetapi, implementasi rekomendasi ini ternyata tak mudah.

Partai Buruh Inggris berang karena Presiden AS Harry S Truman mendukung imigrasi 100.000 pengungsi Yahudi, tetapi menolak temuan komite lainnya.

Mengutip Kompas.com pada 14 Mei 2021, kondisi inilah yang membuat Inggris mengumumkan niatnya menyerahkan Mandat Palestina ke tangan PBB.

Baca Berita Lainnya:

--> Wanita dan Anak Palestina Dibantai Secara Sadis, Presiden Jokowi Tegaskan Israel Harus Dihentikan

--> Tanpa Merasa Berdosa, Israel Akui Menembak dan Menewaskan 21 Warga Palestina dan Anak di Jalur Gaza

--> Libatkan Kopassus, Dua Anggota KKB Tewas Ditembak, Komandan KKB Lekagak Lesmin Waker dan Ajudannya

PBB lalu membentuk Komite Khusus untuk Palestina (UNSCOP) pada 15 Mei 1947.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved