Breaking News:

Terbukti Ternyata Meski Sembuh Virus Corona Bisa Tinggal Di Penis Menyebabkan Sulit Ereksi

SARS-CoV-2 ditemukan di dalam jaringan penis pria yang pernah mengalami Covid-19, tetapi tidak pada pasangan yang tidak terinfeksi

Editor: Hendra
Juliasv
Ilustrasi 

POSBELITUNG.CO, -- Virus corona SAR-CoV-2 merupakan virus yang menyebabkan Covid-19.

Bila sudah terinfeksi, tidak ada satupun bagian tubuh yang bisa lolos dari serangan virus corona.

Virus corona yang masuk ke tubuh akan mengganggu kerja paru-paru, jantung, otak, usus, dan penis.

Dalam sebuah studi kecil, para ilmuwan di Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller menjelaskan bagaimana virus corona penyebab Covid-19 dapat ditemukan di jaringan penis lama setelah infeksi awal sembuh.

Pada gilirannya, ahli percaya hal ini berpotensi memengaruhi kemampuan ereksi.

Contoh dari apa yang disebut "schlong-COVID" (itu bukan nama ilmiah) baru-baru ini didokumentasikan di World Journal of Men's Health.

Para peneliti mengumpulkan jaringan penis dari empat pasien yang menjalani operasi prostesis penis karena disfungsi ereksi yang parah.

Baca berita lainnya:

--> Perawat Gelap Mata, Nekat Rudapaksa Wanita Pasien Covid-19 Hingga Meninggal Dunia

Dua tidak memiliki riwayat Covid-19, satu relawan sebelumnya mengalami infeksi ringan, dan seorang yang lain pernah dirawat di rumah sakit karena infeksi Covid-19.

Kedua pria yang terinfeksi Covid-19 mengaku, sebelum terinfeksi virus corona, fungsi ereksi penis mereka normal.

SARS-CoV-2 ditemukan di dalam jaringan penis kedua pria yang pernah mengalami Covid-19, tetapi tidak pada pasangan yang tidak terinfeksi.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved