Breaking News:

Gubernur Babel Minta Penumpang yang Balik ke Bangka Belitung Dites GeNose

Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengeluarkan kebijakan terbaru mengatasi penyebaran Covid-19 saat arus balik mudik lebaran 2021.

Editor: Fitriadi
posbelitung.co/suharli
Prosess pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi bagi komunitas bandara dan pelabuhan Belitung di Bandara HAS Hananddjoedin, Senin (29/3/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman mengeluarkan kebijakan terbaru mengatasi penyebaran Covid-19 saat arus balik mudik lebaran Idul Fitri 2021.

Kebijakan ditujukan kepada warga yang ingin kembali ke Bangka Belitung pasca libur lebaran.

Walaupun sudah memiliki surat pemeriksaan dari tempat asal dan sudah di swab antigen/PCR/GeNose, mereka akan kembali dilakukan pemeriksaan ulang dengan GeNose setelah tiba di Babel.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan kebijakan terbaru gubernur tersebut akan dibahas teknis pelaksanaanya dan kemungkinan diterapkan pada, Senin (17/5/2021) besok.

"Nanti kita akan membagikan surat edaran ke pelabuhan dan bandara termasuk maskapai dan perusahaan pelayaran untuk dilaksanakan kebijakan ini agar lebih efektif dan efesian karena perintah gubernur," jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Minggu (16/5/2021).

Mikron, mengatakan tujuan dari kebijakan terbaru ini untuk melakukan testing terhadap penumpang atau warga yang usai berpergian dari daerah lain kemudian datang ke Bangka Belitung.

"Karena ini prinsipnya berkenaan dengan arus balik lebaran ke Babel akan banyak orang yang datang. Kita inginkan mereka dalam kondisi bebas dari virus Corona dengan kita lakukan upaya yang prepentif, melakukan tes menggunakan GeNose, di bandara dan pelabuhan," katanya.

Dia menambahkan, untuk pelaksanaan tes GeNose nantinya dilakukan gratis atau bayar akan dibahas oleh tim Satgas Covid-19 bersama unsur Forkopimda terkait.

"Untuk teknisnya kami sedang bicarakan dari sisi aturan tentunya nanti ada gratis ada juga tetap bayar, sesuai dengan harga tes GeNose Rp 45.000 sekali tes. Karena bila ingin melakukan penarikan pembiayaan dari masyarakat ada dasar hukumnya. Jadi kita bahas hari ini. Kemungkinan Senin sudah kita laksanakan," harapnya.

Mikron menegaskan, perlakukan tes GeNose dilakukan bukan berarti tidak percaya dengan hasil tes yang telah dimiliki oleh penumpang.

Namun, menurutnya ini upaya lain dilakukan pemerintah daerah untuk pengetatan penyebaran Covid-19 di Bangka Belitung.

"Kita ingin menjaga jaga dari segala kemungkinan walaupun sudah dilakukan tes rapid tes antigen oleh yanh bersangkutan. Tetapi, mereka tetap ada mungkin bertemu dengan yang lain bisa saja di WC umum, dan tempat lainya. Sehingga kita perlu antisiapai mengadakan tes ulang ketika tiba di Babel," ungkap Mikron.

Ia menjelaskan apabila di test kembali ternyata ada yang positif maka akan langsung dikarantina selama lima hari. Kebijakan tersebut ia keluarkan sebagai upaya menekan tingginya peningkatan kasus Covid di Babel.

"Kita berupaya agar ini tidak berlarut-larut karena berdasarkan survey tingkat kesadaran masyarakat Babel untuk mengenakan masker rendah sekali hanya 72 persen," sesal Mikron.

Sementara sebelumnya, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, mengatakan, kebijakan tersebut setelah ia melakukan rapat kecil bersama forkopimda membahas penanganan arus balik mudik lebaran.

“Tadi kita melakukan rapat kecil membahas penanganan arus mudik balik. Nantinya kepada masyarakat yang datang dari luar pulau Bangka dan Belitung, sekalipun mereka sudah mendapat surat pemeriksaan dari tempat asal dan sudah di swab antigen/PCR/Genose, sampai di Babel akan dilaksanakan pemeriksaan ulang dengan Genose,” kata  Erzaldi di Lapangan Perbakin, Sabtu (15/5/2021).

Dia menambahkan, akan mengeluarkan surat berkenaan hasil diskusi tersebut agar dapat diimplementasikan kepada setiap maskapai maupun kepada penyenggara di pelabuhan.

11 Ribu Orang Bakal Balik ke Babel

Satgas Covid-19 mengantisipasi potensi arus balik Idul fitri 2021 di Bangka Belitung. Ada 11 ribu orang yang diprediksi  kembali ke Bangka Belitung saat arus balik terjadi.

Sekretaris Satgas Covid-19 Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa mengatakan antisipasi arus balik jadi perhatian serius pihaknya.

Pentatan akan dilakukan, pihaknya memprediksi pada 18-25 Mei akan ada lonjakan penumpang.

"Sesuai data yang mereka memiliki, waktu keberangkatan 1-5 Mei, arus keluar ke jawa dan Sumatera berjumlah 11 ribu lebih. Jadi ada potensi yang masuk ke Bangka sekitar 11 ribu juga," kata Mikron Antariksa kepada bangkapos.com, Minggu (16/5/2021).

Menurut Mikron Antariksa, administrasi penumpang akan menjadi perhatian mereka.

"Saat ini kita sudah koordinasikan dengan Angkasa Pura, Satgas di AP II Soekarno Hatta dan Palembang, Tanjung Api-api,," katanya.

Tak hanya itu, Satgas Covid-19 juga diminta gubernur untuk melakukan tes ulang kepada penumapng yang datang ke Bangka Belitung.

"Ada tambahan yang dimita gubernur kepada kami, untuk melakukan tes ulang kepada penumpang yang datang ke Bangka Belitung. Tes ulang tersebut akan kita koordinasikan dengan pihak terkait, KKP dan otorita bandara," kata Mikron Antariksa. (Bangkapos.com/Riki Pratama/Teddy Malaka)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved