Breaking News:

Virus Corona

Kemenkes Stop Penggunaan AstraZeneca Batch CTMAV547, Vaksin AstraZeneca Lain Boleh

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan sementara distribusi dan penggunaan 448.480 dosis vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547.

Editor: Fitriadi
ENDRIK SCHMIDT / DPA-ZENTRALBILD / DPA PICTURE-ALLIANCE MELALUI AFP
Ilustrasi vaksin Astrazeneca 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Kementerian Kesehatan segera bertindak setelah menerima laporan beberapa kejadian dialami peserta vaksinasi yang menerima vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547.

Vaksin AstraZeneca jenis ini langsung dihentikan distribusi dan penggunaannya oleh Kemenkes.

Namun vaksin AstraZeneza selain Batch CTMAV547 masih boleh digunakan masyarakat.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan sementara distribusi dan penggunaan 448.480 dosis vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547.

Menurut Juru Bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut dari laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang diduga berkaitan dengan AstraZeneca Batch CTMAV547.

"Ini adalah bentuk kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini.

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat untuk tenang dan tidak termakan hoaks yang beredar.

Masyarakat diharapkan selalu mengakses informasi dari sumber terpercaya," ucap Siti dalam keterangan resmi, Minggu (16/5/2021).

Komnas KIPI telah merekomendasikan BPOM melakukan uji sterilitas dan toksisitas terhadap kelompok tersebut karena mereka tidak memiliki cukup data untuk menegakkan diagnosis mengenai penyebab dan klasifikasi dari KIPI yang dimaksud.

Nadia menerangkan Kemenkes akan menunggu lebih dulu pengujian oleh BPOM. Estimasinya, pengujian perlu waktu sekitar satu sampai dua minggu.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved