Breaking News:

Lifestyle

Berat Badan Turun 3 Kilo dalam Waktu Hitungan Jari dengan Menu Diet Alpukat!

Tak hanya itu dengan mencontek menu diet alpukat, Anda bahkan bisa menurunkan berat badan hanya dalam waktu hitungan jari.

Editor: Rusaidah
Freepik.com
Menu diet alpukat bisa turunkan berat badan. 

Ketika bangun pagi, Anda bisa meminum segelas air putih.

Saat sarapan gunakan dua buah alpukat dan sepotong roti sebagai menunya.

Snack menuju siang, minumlah segelas jus pepaya.

Menu makan siang Anda bisa mengonsumsi tahu, salad alpukat, dan secangkir air kelapa.

Snack sore, Anda bisa meminum secangkir teh hijau dan sepotong biscuit.

Saat makan malam, makanlah alpukat, dada ayam, bayam, asparagus, wortel, dan seporsi kecil es krim vanilla rendah lemak.

Selama tiga hari diet, lakukan senam kecil untuk membakar lemak dalam tubuh.

Bahaya Diet dengan Lemon

Buah lemon memang disebut bisa digunakan untuk membantu diet Anda.

Namun, siapa sangka jika ada bahaya di balik itu semua.

Melansir Curejoy.com via Grid.ID, mengonsumsi lemon secara berlebih (overdosis vitamin C) memiliki dampak buruk bagi tubuh.

Diketahui, onsumsi vitamin C lebih dari 2000 mg perhari akan mengakibatkan overdosis.

Berikut ini adalah efek samping dari konsumsi lemon yang berlebih:

1. Merusak Enamel Gigi

Kandungan asam yang tinggi pada buah lemon dapat merusak enamel gigi.

Enamel gigi memiliki pH sekitar 5,5, sehingga dapat terkikis oleh zat yang mengandung keasaman lebih tinggi.

Penelitian telah menunjukkan kandungan asam apa pun di bawah 4 pH dapat menyebabkan enamel gigi terkikis.

Asam sitrat dan askorbat pada lemon memiliki pH sekitar 2.

Ketika asam ini bekerja pada kalsium di enamel gigi, maka akan membuatnya terkikis.

Menurut Julia Morton, dalam bukunya, Fruits of Warm Climate, jus lemon memiliki efek paling erosif pada gigi.

2. Sariawan

Sariawan (sedikit luka terbuka di dalam mulut) sering disebabkan oleh reaksi alergi.

Salah satu penyebab alergi bisa di dapat dari buah-buahan yang sangat masam seperti lemon.

Beberapa dokter bahkan menyarankan untuk tidak mengonsumsi buah lemon pada saat sariawan.

3. GERD (Gastro-oesophageal reflux disease)

Gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah naiknya cairan asam lambung ke tenggorokan.

Cairan tersebut dapat memicu peradangan dan mengiritasi lapisan dalam kerongkongan.

Gejala utamanya adalah nyeri pada ulu hati yang terus-menerus dan naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Tingkat keasaman yang tinggi pada lemon dapat mengakibatkan iritasi pada lapisan lambung dan kerongkongan.

Iritasi pada lapisan lambunglah yang dapat mengakibatkan terjadinya GERD, salah satunya penyakit maag.

4. Sering Buang Air dan Dehidrasi

Kandungan vitamin C pada lemon dapat meningkatkan produksi urin.

Ini biasanya terjadi pada orang yang mengalami hipertensi atau orang yang menderita penyakit kencing.

Produksi urin yang berlebih membuat sering buang air sehingga bisa berakibat dehidrasi.

Agar tidak mengalami dehidrasi sebaiknya lebih sering minum air putih.

5. Sakit Kepala Sebelah (Migrain)

Bagi sebagian orang, buah jeruk seperti lemon bisa menjadi pemicu migrain.

Dalam sebuah penelitian, 11% dari 490 pasien migrain mengatakan bahwa makan buah jeruk dapat menimbulkan serangan sakit kepala.

Ini karena buah jeruk memiliki tyramine, produk protein, yang merupakan pemicu migrain.

6. Pencernaan Bermasalah dan Kelesuan

Menurut ilmuan kesehatan dari India, Ayurveda, jus lemon sebaiknya tidak dicampur dengan susu, yogurt, tomat, dan mentimun.

Hal ini dikarenakan akan membuat kandungan di dalamnya menjadi tidak seimbang sehingga membuat pencernaan bermasalah dan mengakibatkan kelesuan.

(*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Grid.id dengan judul Menu Diet Alpukat, Bisa Turunkan Berat Badan Hingga 3 Kg dalam Waktu Hitungan Jari!

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved