Breaking News:

Kinerja KPK Dinilai Buruk, Arief Poyuono: Jangan Jadi Kumpulan Anaconda, Pantasnya KPK Dibubarkan

Aried Poyuono mengatakan akan lebih bagus jika anggaran untuk KPK dialihkan pada Kejaksaan Agung dan Polri untuk menangani kasus korupsi

Editor: Hendra
tribunnews.com
Politikus Gerindra Arief Poyuono 

POSBELITUNG.CO, -- Setelah menonaktifkan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kinerja lembaga anti rasuah itu menjadi sorotan publik.

Sikap Presiden Joko Widodo yang meminta agar 75 pegawai KPK tersebut tak dilakukan pemecatan oleh KPK yang dipimpin oleh Firli Bahuri.

Jokowi mengatakan pegawai KPK yang tak loloso Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tak seharusnya diberhentikan atau dipecat dari jabatannya.

Keputusan pimpinan KPK yang menonaktifkan 75 pegawainya diminta untuk segera diubah dan meminta dipekerjakan kembali.

Kisruh diinternal KPK ini juga mengundang keprihatinan dari Politikus Gerindra, Arief Poyuono.

Bahkan ia menilai kinerja KPK saat ini dibawah pimpinan Firli Bahuri sangat buruk.

Karenanya menurut Arief Poyuono, KPK pantasnya dibubarkan saja.

Pernyataan ini disampaikan Arief saat menanggapi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan karena tak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Dilansir Tribunnews, Arief menilai kinerja KPK sangat buruk, bahkan sebelum ramai polemik para pegawainya alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Karena itu, menurut Arief KPK pantas dibubarkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved