Implementasi Inpres Nomor 2 Sinergi BNN Dan Pemda Wujudkan ASN Bersih Narkoba

Kepala BNNK Belitung Nasrudin menyampaikan pentingnya mengimplementasikan InpresNomor 2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan

Penulis: Dede Suhendar | Editor: M Ismunadi
Dok pribadi
Kepala BNNK Belitung Nasrudin. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Kepala BNNK Belitung'> BNNK Belitung Nasrudin menyampaikan pentingnya mengimplementasikan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika Tahun 2020-2024.

Menurutnya dalam Inpres yang berlaku semenjak 28 Februari 2020 itu juga menuntut pemerintah daerah menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) yang merupakan turunan dari Rencana Aksi Nasional (RAN).

Dengan pelaksanaan Inpres tersebut diharapkan mampu meningkatkan spirit yang sama perang melawan narkoba menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)

"Tentu Inpres ini selayaknya dan seyogyanya dapat diimplementasikan secara nyata sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah untuk bersama-sama menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) yang merupakan turunan dari RAN ditingkat pusat," kata Nasrudin kepada posbelitung.co, Rabu (18/5/2021).

Nasrudin mengajak untuk bersama-sama memerangi narkoba secara khusus Pemerintah Daerah dengan empat poin utama yaitu membuat regulasi tentang P4GN.

"Kita sudah ada sebenarnya Perda nomor 9 tahun 2017, tinggal disempurnakan secara operasional dalam langkah nyata merujuk inpres RAN P4GN," sebutnya.

Kemudian poin kedua, adanya sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkoba, bisa melalui penyuluhan atau pemasangan pesan-pesan anti narkotika.

Poin selanjutnya, tes urin khusus pada Aparatur Sipil Negara (ASN), dan sekarang di tahun 2021 itu minimal 3 persen ASN di Pemkab Belitung semoga dapat dilaksanakan.

Lanjut Nasrudin poin keempat, harus ada relawan ASN yang mengawasi mereka, karena yang ingin dibersihkan para ASN sehingga dari, oleh dan untuk mereka ASN itu sendiri.

"Misalnya setiap OPD memiliki relawan anti narkoba dengan perbandingan setiap 1 orang relawan dapat mengawasi sekitar 10 orang ASN. Komitmen ini dibangun benar-benar dari, oleh dan untuk sesama ASN dalam upaya membangun dan mewujudkan ASN Bersinar (Bersih Narkoba)," sebutnya.

Oleh karena itu, tambah Nasrudin ASN harus mampu menjadi role model atau contoh teladan yang baik, agar masyarakat makin percaya akan kinerja pemerintah daerah.

"Masyarakat akan mengamini, mengiyakan terhadap kerja positif dan konstruktif, tapi ketika tidak bisa menampilkan sosok figur baik, terjerumus ke lembah narkoba dapat dipastikan munculnya anti trust public masyarakat merespon negatif," katanya.

Maka dari itu lanjutnya, jika ingin membersihkan Belitung dari Narkoba, semua elemen dimulai khususnya oleh ASN dan bersama-sama seluruh komponen masyarakat berkomitmen kuat dalam sukseskan P4GN itu.

"Ayo kita wujudkan Kabupaten Belitung Bersinar, bersih penyalahgunaan dan bersih juga peredaran gelap narkoba," katanya. (posbelitung.co /dede s)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved