Breaking News:

Marah Istrinya Digoda, Tukang Cat Datangi Tetangganya, Kepalanya Dipukul dengan Palu saat Tidur

Akibat menggoda istri orang, kepala seorang pria luka dipukuli suaminya korban menggunakan palu

Editor: Hendra
Shutterstock
Ilustrasi. 

POSBELITUNG.CO, JOMBANG,  -- Seorang pria berinisial KH (53) ditangkap aparat kepolisian sektor Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (19/4/2021).

Ia ditangkap karena telah menganiaya tetangganya berinisial SAR (48).

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengungkapkan, laki-laki yang bekerja sebagai tukang plitur atau tukang cat itu diamankan polisi di rumahnya tanpa perlawanan, pada Rabu petang.

Dia ditangkap polisi karena usai menganiaya SAR (48), pria yang tinggal tidak jauh dari rumahnya.

Baca berita lainnya:

KH dan SAR, sama-sama tinggal di Dusun Cakul Kidul, Desa Sukomulyo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Aniaya dengan palu saat korban tidur

Yogas menjelaskan, KH menganiaya SAR menggunakan palu hingga menyebabkan luka pada bagian kepala korban.

Penganiayaan itu dilakukan tersangka saat korban tidur di teras rumahnya, Rabu dinihari.

"Korban mengalami luka robek di kepala dan luka memar di pundak," ungkap Yogas saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu malam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, penganiayaan yang dilakukan KH terhadap SAR dipicu karena faktor cemburu.

SAR diduga telah menggoda istrinya sehingga KH tega menganiaya dengan menggunakan palu.

Baca Berita Lainnya:

Inilah Mohammad Deif Panglima Perang Hamas, Sosok Paling Ditakuti Israel, Dijuluki Kucing 9 Nyawa

Pasukan Baju Putih Bercahaya Turun ke Palestina, Tentara Israel Bingung Ditembak Tak Mempan

"Pelaku mengakui melakukan penganiayaan dikarenakan cemburu istrinya digoda oleh korban," ujar Yogas.

Dia menambahkan, penyidik telah menetapkan status KH sebagai tersangka kasus penganiayaan dan dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cemburu Istri Digoda, Tukang Cat Aniaya Tetangganya Saat Korban Tidur", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved