Breaking News:

Kasus Pelecehan di Masjid

Viral Pria Lakukan Pelecehan di Masjid Kota Pangkalpinang, Terekam CCTV Ternyata Pelajar

Viral bocah perempuan di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, diperlakukan tidak senonoh oleh seorang lelaki seorang pelajar lelaki di Masjid

POSBELITUNG.CO -- Viral bocah perempuan di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, diperlakukan tidak senonoh oleh seorang lelaki inisial IZ.

Aksi pelajar berusia 16 tahun itu, lantas terekam CCTV satu diantara Masjid yang ada di Kota Pangkalpinang.

Pelaku yang sekarang sudah diamankan aparat kepolisian Polres Pangkalpinang tersebut, diketahui berstatus pelajar SMK.

Saat diamankan petugas, pelaku sedang tidur dirumah sahabatnya di Kabupaten Bangka.

Hasil pemeriksaan sementara dari aparat kepolisian, pelaku melakukan aksi tersebut, karena terpengaruh film porno. Pelaku sempat menonton film porno sebelum melakukan perbuatan pelecehan tersebut.

Video rekaman CCTV ini, sempat beredar di media sosial (medsos). Didalam video itu, seorang anak perempuan sedang menunaikan ibadah salat.

Pelaku yang menggunakan celana jeans warna hitam dan baju kaos itu, mendatangi korban dari arah belakang. Saat itu, pelaku menggunakan masker.

Pelaku melakukan pelecehan itu, ketika korban sedang sujud. Usai melakukan Salat, korban langsung melaporkan kepada orang tua korban, yang saat itu sedang berada dibagian saf salat.

Waka Polres Pangkalpinang Kompol Teguh Setiawan mengatakan, pelaku berstatus pelajar SMK di Kota Pangkalpinang. Diduga pelaku melakukan aksi tersebut, lantaran terpengaruh film porno.

"Pelaku ini pulang dari rumah temannya. Pelaku sengaja mendekati korban ketika di dalam masjid. Saat korban sedang sujud ia langsung berjongkok dibelakang korban (untuk melakukan pelecehan)," kata Teguh, Jumat (20/5/2021) saat konferensi pers.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa, baju kaos, panjang warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau putih, serta satu buah helm warna hitam. 

Saat ini pelaku yang masih berada dibawah umur disangkakan dengan Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun 2016 tentang Tap Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun kurungan penjara. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Fitriadi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved