Breaking News:

Aksi Evakuasi Sarang Lebah Berlangsung Dramatis, Tujuh Petugas BPBD Belitung Timur Disengat

BPBD Belitung Timur berhasil mengevakusi sarang madu dan ratu lebah dari rumah warga di Dusun Urisan, Desa Padang, Manggar, Kamis (27/5/2021).

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: M Ismunadi
Istimewa/Diskominfo/Fauzi
Proses evakuasi sarang lebah oleh tim BPBD Beltim dibantu pawang lebah, Kamis (27/5/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Belitung Timur berhasil mengevakusi sarang madu dan ratu lebah dari rumah warga di Dusun Urisan, Desa Padang, Manggar, Kamis (27/5/2021).

Evakuasi dilakukan lantaran lebah madu berjenis apis cerana tersebut sudah mengganggu pemilik rumah.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Sembilan personil BPBD yang turun, kelabakan memindahkan koloni lebah madu yang bersarang di atap rumah warga.

Bahkan tujuh orang personil yang berusaha memindahkan sempat dikejar lebah dan terkena beberapa kali sengatan.

Alhasil BPBD Beltim pun langsung mengontak pawang lebah untuk ikut turun tangan membantu evakuasi.

Sarang dan madu seberat kurang lebih tiga kilogram berhasil dipindahkan ke peternakan madu di Kecamatan Damar.

Plt Kepala Pelaksana Harian BPBD Belitung Timur Surya Mulyana mengatakan meski sempat ada insiden serangan lebah namun menurutnya hal tersebut biasa terjadi dan tidak berakibat fatal.

“Memang tujuh anggota kami disengat lebah mirun kalau orang sini bilangnya, bahkan ada yang berkali-kali disengat. Namun alhamdulillah semuanya baik-baik saja dan lancar,” kata Surya dalam rilis Diskominfo Beltim kepada posbelitung.co, Kamis.

Surya menyebutkan BPBD Beltim sebenarnya sudah sering menangani kasus evakuasi lebah dari rumah warga, namun baru kali ini yang agak kesulitan lantaran sarangnya yang sudah terlalu besar.

“Biasanya juga kita lakukan evakuasi sarang lebah pada malam hari, karena lebah tidak terlalu agresif saat malam. Tindakan ini terpaksa kita lakukan siang hari karena sudah ada yang kena sengat,” ujar Surya    

Sebelumnya, pemilik rumah Rahmatullah mengungkapkan terpaksa meminta bantuan ke BPBD Beltim lantaran kehadiran sarang lebah madu di kediamannya sudah mulai mengganggu. Bahkan putrinya yang berusia empat tahun sempat terkena sangatan di kaki.

“Kemarin sore sekitar jam 5-an pas dia lagi nonton TV disengat madu. Kakinya bengkak dan gatal-gatal nangis terus semalaman,” kata Rahmat.

Rahmat yang sudah dua tahun lebih tinggal di rumah kontrakan tersebut menyatakan bukan hanya anaknya saja yang terkena sengatan, bahkan tetangga samping rumahnya juga ada yang ikut disengat.

“Pas tiga bulan belakangan ini mulai mengganggu, awalnya dak pernah kayak gini. Mungkin karena cuaca panas atau ada yang ganggu lebahnya, jadi nyerang manusia,” tutup Rahmat. (Posbelitung.co/BryanBimantoro/*)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved