Breaking News:

Disebut Penghianat, Joe Biden Diancam akan Dibunuh, Pelakunya Ngaku Jenderal Perang Revolusioner

Pria bernama John Benjamin Thornton mengaku seorang Jendral Perang Revolusioner, mengancam akan membunuh Joe Biden karena dinilainya berkhianat

Editor: Hendra
(DONA ANA COUNTY JAIL via TWITTER)
Pria bernama John Benjamin Thornton mengancam akan membunuh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden 

POSBELITUNG.CO, NEW MEXICO,  -- Seorang pria asal New Mexico mengancam akan membunuh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Ancamannya tidak hanya sebatas Joe Biden saja, ia juga mengancam akan membunuh pejabat yang lainya.

Akibat ancamannya itu, pria tersebut saat ini harus menghadapi tuntutan federal Amerika Serikat (AS).

CNN pada Kamis (27/5/2021) melaporkan bahwa ancaman itu dilakukan melalui pesan teks yang dikirimkan kepada orang-orang di dua negara bagian.

Lagi John Benjamin Thornton didakwa karena mengirim pesan ancaman untuk melukai orang lain, menggunakan jaringan komunikasi perdagangan antarnegara bagian.

Sejumlah teks bertele-tele yang diduga dari Thornton, diajukan sebagai bukti dalam tuntutan pidana tersebut.

Dalam pesan itu dia antara lain menyatakan telah "mengambil kepemimpinan tentara revolusioner yang disebut "3%ers," merujuk pada kelompok anti-pemerintah AS bernama “Three Percenters group.”

Menurut sejumlah pengaduan, dalam pesannya Thornton, menyebut dirinya sebagai "jenderal perang revolusioner."

Dia menulis: "Bintang 5 setelah saya mengeksekusi Joe Biden karena Pengkhianatan."

Penyelidik FBI tidak mengidentifikasi dalam dokumen tuntutan, siapa yang menerima pesan teks tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved