Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ada Sinyal Bahaya dari Kapal Thailand Dekat Perairan Manggar, Ternyata Ini Temuan Basarnas Belitung

Dikabarkan sebuah kapal nelayan asal Thailand mengirimkan sinyal distres alias tanda bahaya di dekat perairan Kota Manggar, sekitar pukul 16.20 WIB.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Eltjandring
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Danpos SAR Belitung Rahmatullah Hasyim saat memperlihatkan ELT yang mengirimkan sinyal tanda bahaya, Jumat (28/5/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dikabarkan sebuah kapal nelayan asal Thailand mengirimkan sinyal distres alias tanda bahaya di dekat perairan Kota Manggar, sekitar pukul 16.20 WIB.

Namun, setelah ditelusuri oleh tim gabungan, ternyata hanya pemancar sinyal bahaya Emergency Locater Transmitter (ELT) yang ditemukan di tepi pantai tak jauh dari Pelabuhan ASDP Manggar.

Ditemui posbelitung.co, Jumat (28/5/2021) seusai evakuasi, Danpos SAR Belitung Rahmatullah Hasyim mengklarifikasi bahwa tidak ada kapal nelayan asal Thailand yang rusak di perairan Belitung Timur.

"Awalnya kami dihubungi kantor di Pangkalpinang karena menangkap sinyal emergency tersebut. Lalu kami telusuri ke titik koordinat sasaran ternyata tidak ada kapal yang rusak," ungkap Rahmatullah.

Dia mengatakan ada kemungkinan ELT itu hanyut atau alat tersebut diambil orang lalu diletakkan di tepian pantai. Rahmatullah bilang ELT itu berasal dari kapal yang selama tujuh tahun terakhir bertambat di pelabuhan ASDP Manggar.

Dia menjelaskan ELT biasanya terdapat di kapal atau pesawat yang mana bisa berfungsi dan digunakan untuk meminta pertolongan tanda harus diselamatkan.

"Saat ini sinyal distres pada ELT tersebut sudah dinonaktifkan dan diamankan," ujar Rahmatullah.

Rahmat mengucapkan terima kasih pada seluruh unsur yang terlibat, seperti TNI AL, Pol Airud, BPBD, TNI AD, Satpol PP, KKP, dan lainnya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved