Breaking News:

PPI Belitung Timur Gelar Kelas Menulis Fiksi, Diajak Jalan-jalan Supaya Peka

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan pelatihan kepenulisan fiksi pada Sabtu dan Minggu (29-30/5/2021)

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: M Ismunadi
Istimewa/Kristianto
Suasana kelas menulis fiksi oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Belitung Timur, Minggu (30/5/2021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Belitung Timur menyelenggarakan pelatihan kepenulisan fiksi pada Sabtu dan Minggu (29-30/5/2021) di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Belitung Timur.

Kepada posbelitung.co, Minggu, Ketua Purna Paskibraka Kabupaten Belitung Timur Kristianto Putra mengatakan tema pelatihan kepenulisan fiksi ini adalah 'Gemar Menulis Pemuda di Masa Pandemi'.

Ia mengatakan tujuan kelas menulis fiksi yang terbilang baru di Belitung Timur ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk gemar menulis di kalangan pemuda Belitung Timur.

"Kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini saja, sebab dua hari ini hanya merupakan acara formal. Nantinya para peserta akan didampingi dan harapannya menghasilkan karya tulis berupa cerita pendek. Nantinya juga cerita pendek tersebut akan dihimpun ke dalam sebuah buku antologi cerita pendek dan akan dicetak," ujar Kristianto.

Suasana kelas menulis fiksi oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Belitung Timur, Minggu (30/5/2021).
Suasana kelas menulis fiksi oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Belitung Timur, Minggu (30/5/2021). (Istimewa/Kristianto)

Mathur Noviansyah selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Belitung Timur mengapresiasi acara tersebut. Dia yakin banyak pemuda Belitung Timur yang berpotensi dalam menulis, hanya saja belum ada wadah dalam mengembangkannya.

"Saya harap dari kegiatan ini akan lahir Andrea Hirata yang lain dari Belitung Timur," ujar Mathur.

Satu narasumber kelas menulis fiksi ini adalah penulis Bahrul Ulum memberi suasana segar dalam materi kepenulisan fiksinya. Ia mengajak 23 peserta kelas menulis fiksi ini berjalan dari tempat kegiatan menuju Pasar Lipat Kadjang Manggar.

"Metode ini bertujuan untuk melatih kepekaan peserta terhadap lingkungan dan mempermudah peserta mendapat ide dari panca indera. Metode semacam ini juga pernah dilakukan oleh Umbu Landu Paranggi," ujar Bahrul sembari berharap nantinya para peserta bisa mengekspresikan dan mendeskripsikan apa yang ditangkap oleh panca inderanya dalam menulis nantinya. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Caption : Suasana kelas menulis fiksi oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Belitung Timur, Minggu (30/5/2021). Ist.Kristianto

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved