Breaking News:

CPNS 2021

Pengumuman Seleksi CPNS dan PPPK Ditunda, Kepala BKPSDM Belitung Timur Jelaskan penyebabnya

Pengumuman seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diputuskan ditunda oleh pemerintah.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Belitung Timur Yuspian 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Pengumuman seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diputuskan ditunda oleh pemerintah.

Ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/5/2021), Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Belitung Timur Yuspian mengatakan ada beberapa penyebab ditundanya pengumuman tersebut.

"Satu di antaranya adalah persiapan teknisnya karena tahun ini sedikit complicated. Karena CPNS dan PPPK digabung pelaksanaannya. Sedangkan seleksi PPPK juga ada dua yaitu di Kemendikbud untuk jabatan guru dan BKN pada jabatan teknisnya," jelas Yuspian. saat dikonfirmasi Posbelitung.co, Senin (31/05/2021).

Kemudian, lanjutnya, terkait adanya pandemi virus corona ada beberapa peraturan yang harus dipersiapkan.

Diantaranya yaitu dalam satu ruang maksimal harus diisi 50 orang di setiap sesinya. Sedangkan dalam sehari ada berapa sesi dan pembagiannya antara CPNS dan PPPK belum diatur.

"Rencananya untuk CPNS maksimal tiga sesi sehari dengan kuantitas 50 orang tiap sesi. Untuk PPPK hanya dua sesi karena waktu pelaksanaanya 170 menit. Banyaknya sesi ini akan berpengaruh terhadap berapa lama pelaksanaan seleksinya dan otomatis berpengaruh ke sisi yang lain. Itu yang masih dibahas di pusat," kata Yuspian.

Masalah passing grade, putra daerah, hasil tes kemarin masih bisa digunakan atau tidak, sampai ke peserta titipan yang tes di daerah lain namun untuk penerimaan daerah kita itu yang masih akan dibahas untuk dikeluarkan di dalam permenpan.

Menurutnya jika persyaratan dan mekanisme ini diputuskan tidak matang, maka akan berdampak pada para peserta seleksi.

"Kalau di Beltim sendiri kita siap melaksanakannya kapan saja. Komputer kita siap, jaringan nanti kerjasama dengan Diskominfo biasanya meminta penambahan bandwidth. Antisipasi serta skenario sudah siap, tinggal tunggu aturan pusatnya saja," aku Yuspian. (Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved