Breaking News:

Rencana Ada Pilihan Transgender di Kolom Jenis Kelamin, Begini Penjelasan Disdukcapil Belitung Timur

Belum lama ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengabarkan akan memudahkan warga transgender untuk mendapatkan dokumen kependudukan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: M Ismunadi
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Ilustrasi seorang warga sedang melakukan perekaman KTP-el di Disdukcapil Beltim, Senin (31/5/3021). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Belum lama ini Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia mengabarkan akan memudahkan warga transgender untuk mendapatkan dokumen kependudukan, seperti KTP elektronik (KTP-el), kartu keluarga, dan akta kelahiran.

Hal tersebut menimbulkan wacana di masyarakat apakah nanti bakal ada kolom jenis kelamin baru yaitu transgender di dalam KTP-el?

Wacana itu langsung ditanggapi oleh Kepala Seksi Identitas Penduduk Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Belitung Timur Hairul saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (31/5/2021).

Hairul menegaskan sampai hari ini tidak ada penambahan kolom baru di jenis kelamin dalam pembuatan KTP-el untuk para transgender.

"Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh sudah menegaskan bahwa tidak ada penambahan kolom tersebut. Jadi sampai hari ini sistem di pusat masih tetap pilihannya laki-laki atau perempuan," ujar Hairul sambil menunjukkan sistem terpusat pengisian data KTP-el.

Tajuk tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi virtual antara Dirjen Dukcapil Kemendagri RI dengan Perkumpulan Suara Kita melalui aplikasi zoom yang digelar pada Jumat (23/4/2021) lalu bersama dengan Disdukcapil seluruh Indonesia.

Hairul menjelaskan dalam forum tersebut lebih ditekankan kepada setiap Disdukcapil di daerah wajib melayani mereka para transgender layaknya warga Indonesia lainnya tanpa perbedaan dan diskriminasi.

"Jadi lebih kepada kemanusiawian dalam melayani mereka saat akan mengurus dokumen kependudukan. Bukan penambahan kolom jenis kelamin," ujar Hairul.

Karena tanpa dokumen kependudukan bakal mempersulit mereka mengakses layanan publik lain, seperti bidang kesehatan untuk mengurus BPJS Kesehatan, mendapat bantuan sosial, dan lainnya.

Namun, dalam hal ini dia memungkinkan pergantian jenis kelamin dalam KTP-el. Syarat utamanya ialah harus sudah mendapatkan keputusan dan penetapan dari pengadilan tentang perubahan jenis kelamin.

"Sejauh ini di Belitung Timur belum pernah ada kasus seperti demikian. Kalaupun ada kami akan melayaninya asalkan syarat-syaratnya dipenuhi," kata Hairul seraya mengimbau para transgender di Belitung Timur agar tidak takut dan malu mengurus dokumen kependudukan karena akan dilayani sebagaimana mestinya. (Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved