Breaking News:

Berita Kriminal

Penyidik KKP Serahkan Tersangka Kasus Ilegal Fishing ke Kejari Belitung  

Penyidik Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap dua) atas kasus perikanan ke Kejaksaan

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Proses penyerahan tersangka di Kantor Kejari Belitung, Kamis (3/6/2021). (Posbelitung.co/Dede S) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG - Penyidik Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, menyerahkan tersangka dan barang bukti (tahap dua) atas kasus perikanan ke Kejaksaan Negeri Belitung, Kamis (3/6/2021).

Barang bukti berupa ikan 14 ton beserta tersangka atas nama Rasmani (43) nelayan asal Brebes Jawa Tengah diamankan Jajaran Kementrian Kelautan dan Perikanan saat patroli di Perairan Bangka Selatan, Minggu (25/4/2021) lalu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Belitung Tri Agung Santoso mengatakan proses penyerahan dilakukan karena lokus kejadian masuk wilayah Kabupaten Belitung.

"Saat itu Rasmani kedapatan sedang mencari ikan di lokasi. Namun saat di periksa, tidak memiliki surat izin daerah penangkapan ikan. Selain itu, Rasmani pada saat mencari ikan, diduga menggunakan jaring cantrang," kata Agung kepada posbelitung.co.

Setelah diamankan, Rasmani diperiksa oleh jaksa Kejati Babel tapi tidak dilakukan penahanan.

"Namun karena barang bukti ada di Belitung, maka proses persidangan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Belitung. Dalam hal ini barang bukti yang diamankan sebanyak 15 ton ikan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam kasus ini dikenakan Pasal 100 Undang-undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan. Sebagai mana telah diubah dengan UU Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan, juncto pasal 7 ayat 2 huruf c, atau Pasal 7 ayat 2 huruf b bagian ke 4. Yakni Tentang Penyederhanaan Perizinan berusaha sektor serta kemudahan dan persyaratan investasi. Serta Sektor kelautan dan perikanan UU RI Nomor 11 Tahun 2002 Tentang Cipta Kerja.

Sementara itu, dihadapan Penyidik Kejaksaan Negeri Belitung Rasmani mengakui perbuatannya.

Dia melakukan perbuatan itu lantaran tidak mengetahui adanya Undang-undang tersebut.

"Benar. Saya menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Kami mohon keringanan," katanya. (Posbelitung.co/Dede S)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved