Breaking News:

Berita Kriminal

Sidang Koorporasi Reklamasi Ilegal, PT BMMI Dituntut Denda Rp1,2 Miliar

Sidang koorporasi kegiatan reklamasi ilegal atas terdakwa PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) kembali digelar majelis PN Tanjungpandan, Kamis (3/6/

posbelitung.co
Suasana persidangan koorporasi reklamasi ilegal atas terdakwa PT BMMI di PN Tanjungpandan, Kamis (3/6/2021). (Posbelitung.co/Dede S) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Sidang koorporasi kegiatan reklamasi ilegal atas terdakwa PT Belitung Mandiri Mulia Indah (BMMI) kembali digelar majelis PN Tanjungpandan, Kamis (3/6/2021).

Sidang yang dilaksanakan secara virtual itu, mengagendakan pembacaan tuntutan JPU Kejari Belitung di hadapan majelis yang diketuai Himelda Sidabalok beranggotakan AA Niko Brama Putra dan Benny Wijaya.

Dalam sidang tersebut, JPU menuntut terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp 1,2 miliar rupiah sebagaimana dakwaan alternatif kedua yakni Pasal 109 joncto Pasal 116 Ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kemudian, jika terdakwa tidak membayar denda dalam waktu satu bulan setelah diberikan putusan maka diminta menyita aset untuk disita.

Setelah mendengarkan dakwaan, ketua majelis hakim Himelda Sidabalok menanyakan tanggapan terdakwa.

Kemudian terdakwa meminta penundaan sidang selama dua pekan untuk menyampaikan pembelaannya.

"Berarti sidang ditunda dua minggu sampai Kamis tanggal 17 Juni dengan agenda pembelaan," ujar Himelda sembari mengetuk palu.

Sebelumnya, sidang koorporasi atas terdakwa PT BMMI yang diwakili Direkturnya mulai diigelar semenjak Januari 2021 lalu.

Dalam dakwaanya, JPU menilai terdakwa melanggar melanggar Pasal 98 ayat (1) juncto Pasal 116 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. (Posbelitung.co /Dede S)

Penulis: Dede Suhendar
Editor: Fery Laskari
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved