Berita Kriminalitas

Investasi Bodong Bermodalkan Akun Medsos, Wanita 22 Tahun Raup Uang Korban Rp 100 Juta Lebih

Seorang gadis berusia 22 tahun diamankan jajaran Sat Reskrim Polres karena diduga melakukan penipuan berkedok investasi bodong pada Kamis (3/6/2021).

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Tersangka investasi bodong diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Belitung, Jumat (04/06/2021). 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Seorang gadis berusia 22 tahun diamankan jajaran Sat Reskrim Polres karena diduga melakukan penipuan berkedok investasi bodong pada Kamis (03/06/2021).

Wanita bernama Linda itu diduga menipu satu keluarga dengan meraup uang hingga Rp 100 juta lebih selama kurun waktu tiga bulan.

Kini warga Tanjungpandan itu harus mendekam di sel Mapolres Belitung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Iya diamankan hari Kamis kemarin dan sudah ditahan hari ini (Jumat) karena sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Chandra Satria Adi Pradana, Jumat (04/06/2021).

Ia menjelaskan awal mula kejadian saat tersangka membuat akun medsos instagram seorang perempuan muda bernama Anisa.

Akun tersebut dilengkapi foto-foto seakan-akan Anisa merupakan wanita cantik, putri seorang pengusaha di bidang investasi.

Bahkan tersangka juga membuat tiga akun instagram lain yang masing-masing berperan sebagai ayah, ibu dan adik akun Anisa untuk mengelabui korbannya.

"Jadi memang sudah disusun tersangka dari awal, seakan-akan Anisa ini orangnya real," ungkap Chandra.

Tipu daya tersangka berhasil menjerat anak laki-laki korban pada Desember 2020 lalu. Bahkan keduanya sudah dekat dan menjalin hubungan di dunia maya.

Tersangka kemudian mulai merayu anak korban agar orang tuanya berinvestasi dengan keluarga Anisa.

Karena merasa kedekatan anaknya dengan tersangka, akhirnya ibu korban bersedia investasi dengan perjanjian keuntungan 10 persen.

Agar lebih menyakinkan korbannya, tersangka akhirnya muncul berperan sebagai asisten akun Anisa yang berada di Belitung.

Bahkan muncul satu akun baru bernama Tri yang sebenarnya nama ibu tersangka untuk mendaftarkan nama rekening bank.

Investasi dimulai Februari 2021 lalu dengan setoran awal Rp 5 juta, lalu bertahap hingga mencapai angka Rp 100 juta lebih.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved