Breaking News:

KKB Punya Senapan Seperti Militer AS hingga Senjata Canggih Lainnya

KKB memiliki senapan M-16 merupakan senjata yang digunakan oleh militer Amerika. Senjata ini busa menembak dengan laju 700 hingga 950 putaran permeter

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Jaryanto

POSBELITUNG.CO - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua telah membunuh warga sipil maupun aparat. Mereka dikenal sebagai kelompok yang memiliki berbagai senapan termasuk senjata yang digunakan oleh militer AS hingga senapan canggih lainnya.

Ternyata mereka memiliki segudang cara agar bisa menyelundupkan senjata tersebut. Beberapa senapan yang diketahui digunakan oleh KKB adalah AK-47, senapan serbu PKM hingga senapat Steyr yang merupakan senapan canggih dari Austria. Senapan itu diketahui mampu menembak dari jarak jauh hingga 500 meter.

Senjata itulah yang digunakan untuk membunuh seorang Brimob pada 2015 silan. Selain itu KKB juga memiliki senapan M-16 yang merupakan senjata yang digunakan oleh militer Amerika. Senjata ini busa menembak dengan laju 700 hingga 950 putaran per menit.

Dikutip dari Intisari.grid.id, Kamis (3/6/2021), Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpau mengatakan, senjata yang digunakan oleh KKB diduga berasal dari Lumajang, Jawa Timur.

Senjata yang diidentifikasi tersebut adalah senjata rakitan dengan spesifikasi modern.

 "Senjata rakitan ini terindikasi sudah masuk ke Papua," katanya.

Selain itu, amunisi yang digunakan juga diduga kuat dipasok dari luar negeri. Penyelundupan dilakukan melalui jalur tikus yang ada di perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini. Tak hanya itu, penyelundupan juga dilakukan dari Filipina serta diperoleh dari berbagai sumber.

Mulai dari warga negara asing hingga warga negara Indonesia pernah kedapatan bertransaksi senjata maupun amunisi.

Sebelumnya seorang warga negara Polandia di Wamena kedapatan sedang bertransaksi senjata dengan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Kemudian seorang warga Papua bernama Paniel Kogoya juga ditangkap karena menjadi penyandang dana sekaligus pemasok senjata. Kepada polisi Paniel mengaku telah mengeluarkan sedikitnya Rp1 miliar untuk pasokan senjata. (Tribun-Video.com/Intisari.grid.id/Posbelitung.co)

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved