Breaking News:

Pegawai KPK Sudah Jadi ASN, ICW: Kekuatan Besar Hilang, Independensinya Diragukan

Karena status pegawai KPK yang sudah menjadi ASN, independensi KPK pun menjadi hilang, ruang geraknya akan terbatas untuk memberantas kasus korupsi

Editor: Hendra
Tribunnews.com
Gedung KPK 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA-- Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini telah menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Dengan perubahan status menjadi ASN, pemberantasan korupsi di Indonesia dinilai akan semakin lemah.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai KPK telah kehilangan spirit dan kekuatan besarnya.

Apalagi kini pegawai KPK telah dialihkan menjadi aparatur sipil negara (ASN).

“Bicara soal badan antikorupsi yang kuat pra-syarat utamanya itu adalah soal independensi.

Baca Berita Lainnya:

Berani Laporkan Firli Bahuri Terima Gratifikasi, Kabareskrim Minta ICW Jangan Buah Gaduh

Dan ini yang dicabut oleh Undang-Undang baru tentang KPK, dengan menempatkan KPK sebagai bagian dari eksekutif,” ujar Koordinator ICW, Adnan Topan Husodo dalam webinar PKS Talks: Pemberantasan Korupsi Mati Berdiri, Jumat (4/6/2021).

Status kepegawaian KPK yang beralih jadi ASN, kata dia, membuat dirinya menjadi tidak independen lagi.

“Pondasi terpentingnya selain independensi badannya, adalah independensi para pegawainya.

Di sini kemudian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) menjadi persoalan ketika revisi Undang-Undang KPK menghapus status pegawai KPK sebagai pegawai yang independen,” jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved