Info Kesehatan

6 Cara Mudah Mencegah Stroke!

Kurangnya aktivitas fisik terkait dengan kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko stroke (obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi, dan diabetes).

Editor: Rusaidah
SHUTTERSTOCK/Shine Nucha
Ilustrasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat memicu gagal jantung. 

POSBELITUNG.CO - Tak dipungkiri bahwa orang-orang dari segala usia dapat mengalami stroke.

Karena jenis penyakit kardiovaskular yang berbeda ini mengurangi suplai darah dan fungsi otak, efek stroke dapat meluas dan mengakibatkan kecacatan jangka panjang (atau kematian). Tetapi dengan pengobatan yang cepat, pemulihan dari stroke adalah mungkin.

Ketika datang untuk mengenali tanda-tanda stroke, kecepatan sangat penting. Jika tidak mengetahui gejala stroke teratas, ada deteksi dini yang disebut FAST dari American Stroke Association. Yaitu wajah terkulai, kelemahan lengan, kesulitan bicara dan saatnya menelpon bantuan.

Meskipun tidak ada jaminan yang sangat mudah untuk melawan stroke, penelitian ilmiah dengan jelas menunjukkan bahwa dua hal sangat penting: memahami faktor risiko dan mengetahui bagaimana membuat pilihan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko stroke.

FAKTOR RISIKO STROKE

Beberapa faktor risiko stroke memang tidak mudah dibentuk-gen, usia, jenis kelamin, dan ras/etnis-namun kesadaran adalah kuncinya.

Selain itu, kondisi kesehatan tertentu yang dapat dimodifikasi dan pilihan gaya hidup merupakan peluang penting untuk membantu menangkal stroke.

Usia yang lebih tua (lebih dari 65 tahun) dan jenis kelamin wanita meningkatkan risiko stroke, tetapi orang dewasa dan pria yang lebih muda masih terpengaruh dan harus tetap waspada.

Faktanya, selama beberapa dekade terakhir, stroke telah meningkat pada orang dewasa muda, terutama pada pria.

Secara keseluruhan, orang dewasa muda berusia 18 hingga 50 tahun mewakili 10 hingga 15% dari total stroke di AS.

Ketidaksetaraan kesehatan rasial juga terlihat. Stroke lebih cenderung mempengaruhi orang Afrika-Amerika, Hispanik, Indian Amerika, dan Penduduk Asli Alaska daripada orang kulit putih atau Asia non-Hispanik.

Selain itu, risiko mengalami stroke dan meninggal karenanya hampir dua kali lipat untuk orang Afrika-Amerika daripada orang Kaukasia.

Perawatan dan pengelolaan penyakit tertentu akan menurunkan risiko stroke. Ini termasuk anemia sel sabit, struktur jantung abnormal, fibrilasi atrium, dan stroke sebelumnya atau serangan iskemik transien (TIA, atau "stroke mini").

Selain itu, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung, obesitas, dan diabetes tipe 2 adalah kondisi yang dapat dimodifikasi terkait dengan peningkatan risiko stroke.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved