Breaking News:

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil Siap Beri Keringanan Denda Pajak Bagi Pelaku Usaha

Kajari Jefferdian meminta Pemkot Pangkalpinang dapat meringankan beban pajak atau denda pajak bagi pelaku usaha.

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: Fitriadi
(BANGKA POS/DEDY QURNIAWAN)
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang, Jefferdian meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang dapat meringankan beban pajak atau denda pajak bagi pelaku usaha di Kota Pangkalpinang, Senin (31/5/2021) kemarin saat melaunching website Pendekar.

Kata Jeefferdian berdasarkan pasal 107 undang-undang pajak daerah nomor 28, Kepala Daerah diberikan kewenangan untuk bisa mengurangi denda pajak.

"Bahkan bisa menghapuskan, mungkin saja dalam rangka ulang tahun Kota, atau bagaimana menarik minat pelaku usaha untuk membayar pajak. Nanti kita akan kolaborasikan dengan tim Bakeuda untuk membuat peraturan Wali Kota tentang itu," kata Jeefferdian.

Menanggapi hal tersebut Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebutkan, hal tersebut merupakan bentuk amannya para pengambil kebijakan pajak.

"Nah kami bersama-sama dengan kejaksaan masing-masing bagi tugas supaya nanti tidak ada masalah di kemudian hari. Kita ingin tentu membantu para pelaku usaha kita, kita paham kondisi mereka saat ini tapi kita juga tidak ingin kemudian hari terkena masalah hukum," ujar Molen kepada Bangkapos.com, Selasa (1/6/2021).

Dengan demikian kata Molen, pihaknya sudah melakukan MOU bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalpinang untuk bersama-sama meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pangkalpinang.

"Kita ini sebetulnya hadir bagaimana kita di tengah-tengah masyarakat, di tengah wajib pajak itu kita ingin juga para pelaku usaha itu dalam berusaha nyaman. Tapi kita tidak ingin terkena masalah hukum," jelasnya.

"Saya mengambil kebijakan untuk kemudian hari tidak terjadi apa-apa, dan pengahapusan itu dendanya sesuai dengan aturan bukan pajak pokoknya. Akan kita laksanakan kalau memang itu membuat pelaku usaha nyaman dan tidak menyalahkan aturan," tuturnya.

Molen menyebut, segera akan menindaklanjuti keringanan denda beban pajak tersebut.

"Kan MoU nya sudah kita tanda tangani, artinya begitu MOU itu sudah dilaksanakan mulai hari ini juga sudah bisa kita laksanakan," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved