Breaking News:

Wiki

Wiki - Pembatalan Keberangkatan Haji 2021, Berikut Alur Pengajuan Penarikan Setoran Lunas Haji

Terjadinya pembatalan keberangkatan haji 2021, jemaah calon haji (calhaj) bisa menarik seorang pelunasan atau biaya pelunasan ibadah haji (Bipih).

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Eltjandring
Kementerian Media Arab Saudi
Ilustrasi Ibadah Haji. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) membatalkan pemberangkatan haji 2021.

Ada beberapa alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji. Seperti mengutamakan keselamatan jiwa jemaah haji di tengah pandemi yang masih melanda dunia.

Selain itu, berdasarkan Undang-undang nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah memberikan amanah kepada pemerintah melaksanakan tugas perlindungan.

Karenanya, faktor kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah menjadi faktor utama.

Selanjutnya, pemerintah Arab Saudi sampai hari diumumkannya pembatalan keberangkatan jemaah pada Kamis (3/6/2021), belum mengundang negara pengirim jemaah, termasuk Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan haji 2021.

Sehingga persiapan yang sudah dilakukan sejak Desember 2020, belum dapat difinalisasi. Sebab, belum ada kepastian kuota haji dari Arab Saudi. Padahal dengan kuota lima persen dari kuota normal saja, waktu penyiapan yang dibutuhkan kurang dari 45 hari.

Terjadinya pembatalan keberangkatan haji 2021, jemaah calon haji (calhaj) bisa menarik seorang pelunasan atau biaya pelunasan ibadah haji (Bipih). Berikut alurnya.

* Jemaah >>
- Jemaah calon haji mengajukan pengembalian setoran lunas Bipih secara tertulis dengan melampirkan: bukti asli setoran Bipih, fotokopi buku tabungan, fotokopi e-KTP, nomor telpon jemaah calon haji.

* Kantor Kemenag Kabupaten/Kota (2 hari) >>
- Petugas kantor kemenag kabupaten/kota memverifikasi dan validasi dokumen dan konfirmasi pada aplikasi Siskohat.
- Kepala kantor kemenag kabupaten/kota menyampaikan surat pengajuan pengembalian setoran Bipih ke Ditjen PHU.

* Ditjen PHU Kemenag (3 hari) >>
- Petugas melakukan verifikasi dan konfirmasi pada aplikasi Siskohat.
- Diryan DN menyampaikan surat pengajuan pengambilan setoran Bipih ke kepala BPKH.

* Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) (2 hari) >>
- Petugas memverifikasi pengajuan pengembalian setoran pelunasan Bipih.
- Petugas menerbitkan SPM sesuai nilai pembayaran Bipih ke BPS Bipih.

* Bank Penerima Setoran (BPS) Bipih (2 hari pengembalian ke jemaah)
- Petugas menerima SPM dari BPKH.
- Petugas mentransfer setoran pelunasan Bipih ke rekening jemaah.
- Petugas melanjutkan konfirmasi pengembalian setoran pelunasan pada aplikasi Siskohat.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved